Pasien RSUD Simeulue 2018 Capai 37 Ribu?

Dirut Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), drg Farhan, menjelaskan? peralatan sistem daftar layanan elektronik, Rabu (14/8). Ahmadi/Harian Rakyat Aceh.

SIMEULUE (RA) – Tahun 2018, jumlah pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Simeulue, yang mendapatkan penanganan medis, dengan beragam penyakit lainnya, tercatat, 37.117 orang pasien.

?Dari jumlah tersebut, lebih dari 37 ribu kunjungan pasien yang ditangani oleh tim medis RSUD Simeulue itu, dengan kategori sebanyak 23.817 kunjungan pasien rawat jalan dan sebanyak 8.300 kunjungan kategori pasien rawat inap.

Demikian dikatakan Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Simeulue, drg Farhan, kepada Harian Rakyat Aceh, Rabu (14/8/2019).

Disebutkan, dari kunjungan pasien tersebut, didominasi urutan pertama, pasien mengidap penyakit Diabetes Miletus. Urutan kedua, pasien mengidap penyakit Low Back Pain (LBP) dan urutan ketiga pasien pengidap penyakit Tuberculosis.

Selanjutnya urutan keempat, pasien pengidap penyakit Congestive Heart Failure (CHF).n urutan kelima, pasien pengidap penyakit Stroke Iskemik, urutan keenam, pasien pengidap penyakit Dispepsi dan urutan ketujuh, pasien pengidap penyakit Skizoffrenia.

Kemudian untuk posisi urutan kedelapan, pasien pengidap penyakit Gerd, urutan kesembilan, pasien pengidap Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK). ?Serta untuk urutan terakhir atau urutan posisi kesepuluh yakni, pasien pengidap penyakit Hipretroid.

“Jadi, totalnya pada tahun 2018, tingkat kunjungan pasien ke RSUD Simeulue mencapai 37.817 pasien, dengan kategori sebanyak 23.817 pasien rawat jalan dan sebanyak 8.300 kategori pasien rawat inap. satu orang pasien bisa lebih dari dua kali datang untuk berobat,” katanya.

Farhan memaparkan, tingkat kunjungan pasien setiap tahunnya turun naik, tahun 2016, sebanyak 36.181 kunjungan pasien rawat jalan, dan sebanyak 7.277 kunjungan pasien rawat inap. Dan pada tahun 2017, sebanyak 26.482 kunjungan pasien rawat jalan dan sebanyak 8.336 kunjungan pasien rawat inap.

Untuk mempermudah dan memangkas sistem antrian kepada pasien yang hendak berobat di RSUD Simeulue, sejak awal Agustus 2019, telah memberlakukan sistem daftar layanan elektronik, setiap pasien menunggu urutan panggilan melalui layar monitor.

“Kita targetkan nanti pada tahun 2020, pihak manajemen RSUD Simeulue akan operasionalkan sistem pelayanan internet melalui peralatan berbasis Android.

Sehingga nantinya, pasien tidak perlu kerepotan mendatangi rumah sakit hanya untuk melakukan pendaftaran, dan cukup mendaftar melalui layanan internet berbasis android.

Jadi, sejak awal bulan Agustus ini, telah kita lakukan uji coba sistem daftaran layanan elektroniknya, target kita tahun 2020, sistem ini sudah berjalan maksimal, pasien nanti cukup memantau nomor antriannya lewat aplikasi internet,”tutupnya. (ahi/han)