Mendikbud Akan Buka 02SN 2019 di Aceh

Aceh Target Juara Umum

BANDA ACEH (RA) – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Muhajir Effendy dijadwalkan membuka Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SMA/SMK Tingkat Nasional di Provinsi Aceh, Senin (25/8).

Kepastian ini disampaikan langsung Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin pada kegiatan konferensi pers di Sekretariat O2SN di aula SMK 3 Banda Aceh, Jumat (23/8) malam.

“O2SN rencananya akan dibuka langsung oleh Pak Mendikbud. Acara opening dan closing ceremony akan berlangsung di Stadion Harapan Bangsa,” kata Syaridin.

Sejauh ini, pihaknya sudah mendapat kepastian bahwa event nasional diikuti atlet pelajar dari seluruh Indonesia tersebut akan dibuka langsung oleh Mendikbud. Dirinya berharap agar seluruh rangkaian kegiatan
dapat terlaksana dengan baik dan sukses. Tanpa adanya hambatan apapun.

Sesuai jadwal, O2SN akan berlangsung sejak 25 – 31 Agustus 2019. Akan melibatkan 2.037 orang siswa, termasuk peserta, guru pendamping dan dewan guru. Jumlah tersebut belum termasuk para pendukung masing – masing provinsi.

Artinya, kata Syaridin, Aceh akan dikunjungi banyak tamu atau dua ribuan lebih orang pada waktu bersamaan. Sehingga akan berdampak positif pada berbagai sektor, khususnya sektor ekonomi dan pariwisata. Dapat diperkirakan, berapa perputaran ekonomi di Aceh.

Perhatian Pemerintah Aceh sangat tinggi untuk kegiatan event nasional seperti ini. Meski bidang pendidikan, tapi bukan berarti bidang pendidikan saja yang ingin ditunjukkan tapi banyak hal kepada para tamu yang akan hadir dari 33 provinsi.

Pengalaman tahun lalu, saat Aceh sebagai tuan rumah Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat Nasional jenjang SMA ke-11 perputaran ekonomi sangat terlihat. Khususnya wisata kuliner, setiap malam pusat kuliner dipadati pengunjung yang ingin merasakan kelezatan makanan khas Aceh.

Syaridin menerangkan bahwa persiapan Aceh sebagai tuan rumah O2SN 2019 sudah mencapai 80 persen. Acara gladi resik opening akan dilaksanakan Sabtu (24/8) di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh.

“Selaku tuan rumah, kita ini even ini berlangsung lancar dan sukses. Dapat memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu. Sebagaimana pesan Plt Gubernur Aceh. Kalau kali ini kita kembali sukses, maka tahun depan pastinya Aceh akan diberikan kepercayaan lagi,” terang Syaridin.

Lebih lanjut Syaridin menambahkan, O2SN merupakan kegiatan rutin Kemendikbud RI. Pada tahun ini tingkat SD dan SMP, Semarang, Jawa Tengah sebagai tuan rumah dan jenjang SMA/SMK Provinsi Aceh tuan rumah.

Syaridin menerangkan, untuk bisa menjadi tuan rumah bukan ditetapkan secara serta merta oleh panitia pusat. Banyak tahapan dan penilaian harus dipenuhi. Panitia dari Kemendikbud bersama pengurus pusat lima cabang olahraga dan Komite Olahraga Nasional Olahraga (KONI) turun ke Aceh untuk melakukan verifikasi, mereka melihat dan mengecek tempat pertandingan, apalah layak atau tidak. Apakah menenuhi standar atau tidak.

“Alhamdulillah, setelah kunjungan pertama langsung ditetapkan bahwa Aceh siap diberikan kepercayaan sebagai tuan rumah,” ujar Syaridin.

Lebih lanjut Syaridin menyampaikan bahwa Plt Gunernur Aceh, Nova Iriansyah selalu menyampaikan kepada semua Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) agar setiap tahun dapat membawa kegiatan nasional dilaksanakan di Aceh. ” Alhamdulillah, untuk bidang pendidikan selama dua tahun ini kita (Disdik) berhasil,” sebutnya.

Pada Juni 2020, ada agenda nasional kembali dilaksanakan di Aceh, yaitu Apresiasi GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dan DIKMAS (Pendidikan Masyarakat).

Adapun target yang akan dicapai Aceh pada kegiatan O2SN 2019, kata Syaridin, adalah juara umum. Bahkan selama ini, putri – putri Aceh sering mewakili Indonesia di ajang internasional. Saat ini, para siswa yang akan bertanding mewakili Aceh masih terus latihan secara intensif supaya bisa mengharumkan nama Aceh. Apalagi mereka bertanding di rumah sendiri dan di tanah sendiri, maka itulah harus manfaatkan peluang semaksimal mungkin.

“Kita juga berharap dukungan dari seluruh rakyat Aceh atas kesuksesan acara O2SN.” demikian harap Syaridin. (ra)