Distan Aceh Besar Gelar Lomba Penyuluhan Berbasis Syariah

JANTHO (RA) – Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar melalui bidang penyuluhan menggelar seleksi pidato penyuluhan berbasis syariah di Pantai Lampuuk Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar.

Kegiatan ini diikuti oleh 10 Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dari 18 BPP yang berada di seluruh Kabupaten Aceh Besar.

Nurul Aida, Ketua Seksi Acara Lomba menyampaikan, ada 10 BPP yang ikut seleksi. Diantaranya adalah BPP Ingin Jaya, BPP Baitussalam, BPP Kuta Baro, BPP Montasik, BPP Darul Imarah, BPP Lhoknga, BPP Peukan Bada, BPP Kuta Cot Glie, BPP Seulimum dan BPP Suka Makmur.

Sementara delapan BPP yang tidak ikut, kata Nurul Aida yang pernah ke Istana Presiden pada tahun 2017 sebagai Penyuluh Teladan tingkat Nasional, diantaranya BPP Blang Bintang, BPP Kuta Malaka, BPP Indapuri, BPP Simpang Tiga, BPP Pulo Aceh, BPP Lhoong, BPP Lembah Seulawah, dan BPP Jantho.

Sementara Hj Fauziah selaku ketua dewan juri menjelaskan, ada tiga kriteria yang kita nilai, yaitu adab, konsep atau kesesuaian naskah, dan waktu.

“Kita berikan waktu 8 menit perpeserta, tentunya hasil kami dewan juri tidak bisa diintervensi oleh siapa pun,” ujarnya.

Sebagaimana kita ketahui, ada tiga peserta yang diambil untuk diberi penghargaan, dan peserta dengan nilai tertinggi akan mewakili Aceh Besar untuk diperlombakan di tingkat Provinsi saat Jambore.

“Ada pun tujuan pelaksanaan acara tersebut yaitu untuk mendapatkan salah seorang peserta yang memiliki nilai tertinggi yang nantinya akan mewakili Kabupaten Aceh Besar pada acara Jambore KTNA Provinsi Aceh tahun 2020 di Kabupaten Aceh Timur, acara inipun kita kemas dalam bentuk temu ramah para penyuluh pertanian dengan KTNA Aceh Besar “. Terang Fahrizal, Kabidluh Dinas Pertanian Aceh Besar.

“Julita HD, SP., juara III dari BPP Ingin Jaya, dengan judulnya adalah Budidaya Kangkung Darat diLahan Pekarangan, kemudian untuk juara II ada Khaidir, SP., dari BPP Baitussalam, dengan judul Pertanian Organik dengan Konsep Back to Nature Perspektif Islam Rahmatan Lil’alamin, dan untuk juara pertama adalah Cut Rizikika, SP., BPP Peukan Bada, mengangkat tema “Pemanfaatan Pekarangan”. Ungkap Khaidir, tim Cyber Dinas Pertanian Aceh Besar.

“Atas pencapaian ini saya sangat bahagia dan termotivasi untuk terus berbuat, dan dengan adanya acara seperti ini, kami para penyuluh pertanian dapat mengasah dan menggali ilmu, harapan saya pembinaan terus ditingkatkan lagi terhadap penyuluh, dan penyuluh juga harus sering diikutkan diklat baik didaerah maupun diluar daerah sehingga penyuluh dapat mentransfer teknologi pertanian ke petani lebih optimal lagi.” Ungkap Cut Rizikika. (ra)