Baitulmal gelar forum rapat bersama KNKS di ruang Offrom Bener Meriah, Rabu (28/8). MASHURI/RAKYAT ACEH

REDELONG (RA) – KKNS merencanakan akan membantu pengembangan pembangunan keuangan syariah di Kabupaten Bener Meriah.

Bantuan tersebut dilakukan melalui pendekatan instrument ekonomi dan keuangan syariah seperti apa persoalan yang ada di Bener Meriah.

Demikian disampaikan Direktur Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS), Ahmad Juwaini saat mengelar pertemuan dengan Kepala Bagian Tapem, Khairmansyah, S.IP, M.Sc dan Kabag Humas, Wahidi di Offroom Setdakab, Bener Meriah, Selasa,( 27/8/2019)

“Kami juga ingin mendalami dampak dari qanun Aceh tentang keuangan syariah di Bener Meriah, pengelolaan zakat, dan wakaf, Keuangan Mikro Syariah, Koperasi Syariah, Bank-bank Syariah, Bumdes, serta sektor industri halal di Bener Meriah in,i” kata Ahmad juwaini.

Menurutnya, seandainya dimungkinkan, katanya, pihaknya menemukan hal yang cocok dan tepat akan menginisiasi Kabupaten Bener Meriah menjadi salah satu pilot projek pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Disebutkannya, kedatangan mereka ke Bener Meriah merupakan tindak lanjut pertemuan KNKS dengan bupati beberapa waktu yang lalu di Jakarta. “Jadi maksud dan tujuan kami ke Bener Meriah adalah untuk mersepon apa yang disampaikan oleh Bapak Bupati Bener Meriah yang ingin dibantu pengembangan pembangunan di Kabupaten Bener Meriah melalui pendekatan instrument ekonomi dan keuangan syariah,” terangnya.

KNKS merupakan satuan kerja di bawah Bappenas, sehingga kegiatan-kegiatan di Bappenas banyak melibatkan KNKS dan KNKS itu didirikan berdasarkan Kepres (Keputusan Presiden) No. 91/2016 yang langsung dipimpin oleh Presiden dan Wakil Presiden.

Ia menabahakan, Kepres tersebut diluncurkan pada tanggal 27 Juli 2017, di Istana Negara Jakarta dengan tugas utama adalah, untuk mempercepat memperluas dan memajukan pengembangan keuangan islam guna mendukung pembangunan ekonomi Nasional.

Ia menerangkan, KNKS mempunya 10 program utama di tahun 2019, antara lain, Inisiasi Pendirian Perusahaan Investasi Syariah, Penguatan Perbankan Syariah, Takaful World Class Operator, Pengembangan Jaminan Sosial Syariah, Marketplance Halal, Sistem Pembayaran Digital Syariah, Indonesian Network for Islamic Economic Studies (INIES).

Standarisasi dan Integrasi data Zakat Nasional, Gerakan Indonesia Ramah Zakat dan Standarisasi Data BMT di Indonesia.

Menurutnya, KNKS dalam pengembangan Kuangan Syariah akan melakukan koordinasi, sinergi dan harmonisasi untuk seluruh pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. “Peran kami adalah mengkoordinasi sinergi dan hamonisasi,” ujarnya.

Sementara berdasrkan informasi yang dihimpun Rakyat Aceh, Tim KNKS akan berada di Kabupaten Bener Meriah selama 3 hari ke depan.(uri/han)