Haji Uma Minta BPS Gencarkan Sosialisasi Sensus Penduduk 2020

Haji Uma Ajak Rakyat Aceh Sukseskan Sensus Penduduk 2020

BANDA ACEH (RA) – Anggota DPD/MPR RI asal Aceh, H Sudirman alias Haji Uma mengajak masyarakat Aceh untuk menyukseskan sensus penduduk yang akan dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2020.

“Sensus penduduk yang akan dilaksanakan BPS tahun depan ini harus kita dukung bersama,” kata Haji Uma saat melakukan pertemuan dengan Kepala BPS Aceh, Wahyudin, Jumat (30/8) di kantor BPS Aceh.

Haji Uma menjelaskan, sensus penduduk di Indonesia dilaksanakan setiap 10 tahun sekali, pelaksanaannya dilakukan pada tahun yang berakhiran nol. Adapun tujuannya adalah untuk menyediakan data jumlah, komposisi, distribusi dan karakteristik penduduk menuju satu data kependudukan Indonesia.

Haji Uma berharap, dengan dilaksanakannya sensus penduduk oleh BPS, maka tidak ada lagi perbedaan data seperti terjadi selama ini. Dimana masing–masing instansi memiliki data sendiri–sendiri. Sehingga dapat menganggu program pembangunan nasional dan daerah.

Pemain serial komedi Eumpang Breuh ini juga meminta agar data yang diperoleh nantinya benar benar akurat. Sehingga tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat dan pengguna data.

Lebih lanjut dirinya juga mengharapkan kepada BPS untuk lebih inten lagi melakukan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat soal agenda sensus penduduk yang akan dilaksanakan tahun depan. “Sosialisasi ini penting untuk suksesnya kegiatan. Masyarakat harus mengetahui bahwa ada agenda besar yang akan dilaksanakan BPS tahun 2020,” demikian ujar Haji Uma.

Kepala BPS Aceh, Wahyudin dalam pertemuan tersebut menyampaikan, sensus penduduk yang dilaksanakan tahun 2020 merupakan yang ke-7. Sensus pertama dilaksanakan tahun 1961.

Dijelaskan, sensus tahun 2020 berbeda dengan sensus terdahulu. BPS kali ini menggeandeng Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Adapun metode digunakan adalah metode kombinasi antara digital dengan tradisional.

Ada beberapa pendekatan dilakukan untuk memuluskan program tersebut, pertama melalui metode digital. Masyarakat akan mengupdate sendiri data pribadinya secara online. Metode berikutnya, petugas datang ke rumah penduduk untuk membantu masyarakat mengupdate data lewat aplikasi.

Kemudian bagi daerah yang memang tidak ada jaringan internet akan menggunakan motede tradisional, yaitu dengan mengisi kuesioner.

Lebih lanjut Wahyudin juga meminta bantuan Haji Uma untuk ikut mengajak masyarakat Aceh menyukseskan sensus penduduk 2020. Ajakan tersebut langsung disahuti Haji Uma dengan membuat video khusus tentang ajakan kepada seluruh masyarakat Aceh untuk menyukseskan hajatan besar BPS yang akan dilaksanakan serentak secara nasional. (slm)