Pelaku Illegal Loging Antar Kabupaten Ditangkap

Net

MEUREUDU (RA) – Kepolisian Resor Pidie menangkap seorang pelaku illegal logging yang merambah kayu hutan di kawasan Pidie dan Pidie Jaya. Sejumlah barang bukti berupa kayu gelondongan dan satu unit dump truk turut diamankan petugas.

Pelaku bernama Muhammad Husen, warga Gampong Aki Neungoh, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya. Pria berusia 32 tahun tersebut ditangkap di kawasan Krueng Jangko, Kecamatan Geulumpang Tiga, Pidie sekira pukul 20.30 Wib, Senin (1/9). Saat diamankan, pelaku tidak dapat menunjukkan surat-surat yang sah atas sembilan batang kayu jenis sembarang keras tersebut.

Kasat Reskrim Polres Pidie, Iptu Eko Rendi kepada Rakyat Aceh, Selasa (3/9) menjelaskan, sebelum dilakukan penagkapan, tim opsnal Sat Reskrim Polres Pidie dan unit Opsnal Pidie Jaya yang dipimpinya langsung saat penangkan telah terlebih dahulu melakukan pengintaian berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat.

Kayu-kayu yang belum berhasil diolah tersebut diambil di kawasan hutan yang berbatasan antara Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya, sehingga penangkapan dilakukan pun tak jauh dari lokasi pembalakan liar yang dilakukan pelaku.

Eko menyebutkan, sembilan batang kayu gelondongan yang memiliki panjang empat meter tersebut rencananya akan dibawa ke kilang dengan menggunakan dump truk BL 8433 ZH untuk diolah demi memperoleh keuntungan pribadi.

“Pelaku melakukan tindak pidana illegal logging tanpa dilengkapi dengan surat sahnya dari dinas terkait, untuk mendapatkan keuntungan pribadi,” terang Eko.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti pembalakan liar yang berhasil digagalkan itu, telah diamankan untuk dilakukan penyidakan hingga penuntutan di pengadilan, dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp2,5 miliar, karena pelaku melanggar pasal 83 ayat (1) huruf (b) Jo psl 12 hurus (b), (c) dan (e) Undang-undang RI Nomor 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan.

Lebih lanjut Eko mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembalakan liar dikawasan hutan yang secara undang-undang telah dilarang. Jika memang mata pencarian pada kayu, diharapkan untuk mengurus surat-surat dan dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan, guna menghindari jeratan hukum. (san/slm)