JEMBATAN RUSAK : Jembatan gantung di Bidok,Ulim, Pidie Jaya, rusak dan hancur pada Oktober 2018 lalu, hingga kini belum diperbaki, kini akses transportasi warga setempat terhambat. Foto:Istimewa.

MEUREUDU (RA) – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya belum juga memperbaiki jembatan gantung yang ambruk akibat dikikis erosi di Gampong Bidok, Ulim. Akibatnya, akses transportasi masyarakat setempat menjadi terhambat.

Tokoh masyarakat setempat, M.Yusuf, mengatakan, jempatan di desanya rusak sejak Oktober 2018, akibat dikikis erosi. ” Jembatan gantung rusak dan hancur diakibatkan oleh erosi yang terjadi sejak Oktober 2018 lalu, dan karena tidak ada perbaikan, pada Mei tahun 2019 jembatan tersebut ambruk akibat erosi kian mengganas serta diterjang banjir,” kata M.Yusuf, kepada Rakyat Aceh, Minggu (8/9).

Dampak kerusakan jembatan, kata M Yusuf, banyak warga baik itu PNS, anak-anak sekolah, atau warga lainnya hendak berobat ke rumah sakit terpaksa harus memutar melalui jalan yang lain dan sangat jauh.

“Kami berharap kepada pemerintah untuk dapat segera memperbaiki jembatan gantung tersebut agar memudahkan jalur transportasi bagi warga,” ujarnya penuh harap.

Sementara berdasarkan keterangan diperoleh Rakyat Aceh dari Kabid Bina Marga Dinas PU Pidie Jaya, Edi, menyebutkan, Pihak nya berjanji akan mengupayakan pembangunan kembali jembatan gantung tersebut pada tahun depan. “Insya Allah kita upayakan tahun depan.”, Ungkap Edi. (amz/slm)