Curi Kambing, Dua Warga Nagan Nyaris Jadi Amukkan Massa

Polres Aceh Barat, berhasil mengamankan nyawa dua warga Kabupaten Nagan Raya dari amukkan warga Desa Babah Krueng Manggi, Kecamatan Panton Reu. Keduanya tertangkap basah oleh penduduk saat sedang mencuri kambing, Rabu (11/9).

MEULABOH (RA) – Kepolisian Resort (Polres) Aceh Barat, berhasil menyelamatkan nyawa dua warga Kabupaten Nagan Raya dari amukkan warga Desa Babah Krueng Manggi, Kecamatan Panton Reu. Keduanya tertangkap basah oleh penduduk saat sedang mencuri kambing.

Kedua pelaku berinisial EE (43) dan SU (31) warga Kabupaten Nagan Raya. Selasa (10/9) sekitar pukul 17.30 wib, tiba-tiba mereka muncul di Desa Babah Krueng Manggi, Kecamatan Panton Reu dengan mengendarai mobil Daihatsu Taft warna hitam bernomor polisi BK 1107 FB.

Dalam aksi pencuriannya, mereka mengambil kambing warga dan memasukkan kedalam mobil Daihatsu Taft hitam, melalui pintu belakang. Ternyata tindakan ini sempat terlihat warga hingga keduanya berhasil ditangkap.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa, melalui Kabag Ops Kompol Masril, WAB, Rabu (11/9), mengatakan tindakan pencurian yang dilakukan dua pemuda asal kabupaten tetangga ini, sempat membikin warga emosi, lantaran ketangkap basah saat sedang memasukkan hewan curian melalui pintu belakang mobil yang dikendarai.

“Karena ketakutan, mobil yang dikendarai pelaku terpeleset di badan jalan, saat dikejar warga. Lalu keduanya melanjut kabur ke semak-semak, dengan membopong kambing. Setelah kita lakukan pencarian bersama warga, mereka berhasil tertangkap,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, disaat pencarian tersangka, mobil daihatsu taft yang dijadikan pelaku untuk mengangkut kambing curiand malah dibakar oleh massa. Masyarakat mengamuk atas perbuatan pelaku, apalagi kasus serupa kerap terjadi pada kawasan tersebut.

“Karena merasa marah, massa spontan melakukan pembakaran karena perbuatan mencuri ternak yang terjadi selama ini sudah sangat meresahkan mereka,”katanya.

Lanjutnya, kambing yang berhasil dibawa kabur pelaku merupakan ternak peliharaan milik Saiful Amri warga Kecamatan Woyla Timur. Dari tindakan penangkapan, selain berhasil meringkus tersangka pihaknya juga mengamankan dua ekor kambing hasil curian mereka.

Atas perbuatan keduanya, mereka terancam hukuman penjara maksimal tujuh tahun kurungan penjara karena melanggar Pasal 363 Ayat (1) ke-1e dan 4e KUHPidana.

Polisi menghibau kepada warga agar yang merasa ada kehilangan hewan ternaknya supaya tidak ragu-ragu membuat laporan kepada aparat polisi terdekat. “Kita juga meminta masyarakat agar tidak melepas ternaknya, alangkah baiknya dikurung atau diikat saja,” sarannya. (den/han)