Lanal Simeulue Tanam 4.500 Bibit Manggrove

Danlanal Simeulue, Letkol Marinir Wempi MTR Hanla, (kiri) menyerahkan nasi tumpeng kepada Novikar Setiadi koordinator media sosial grup wathsapp kabar Simeulue, dalam rangka HUT TNI AL ke-74 tahun, Rabu (11/9). Ahmadi/Harian Rakyat Aceh.

Selamatkan Pantai
SIMEULUE ( RA) – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Simeulue, merencanakan pada awal Oktober 2019, akan melakukan penanaman 4.500 bibit manggrove di sejumlah titik pantai yang ada di Pulau Simeulue.

Penanaman ribuan bibit manggrove itu, dilakukan sebagai salah satu upaya menyelamatkan pantai, dari kerusakan dan abrasi serta menjadi lokasi mempertahankan biota laut yang menggantungkan hidupnya di manggrove.

Demikian dijelaskan Danlanal Letkol Marinir Wempi MTR Hanla, kepada Rakyat Aceh, Rabu (11/9/2019), sesaat setelah syukuran HUT TNI AL ke 74 tahun yang turut dihadiri warga media sosial Grup Kabar Simeulue.

“Kota telah rencanakan pada bulan Oktober 2019, Lanal Simeulue akan menaman 4.500 bibit manggrove disejumlah titik pantai, tujuan ini untuk selamatkan pantai Simeulue dari abrasi dan mempertahan rantai kehidupan biota laut dan pantai,” katanya.

Dia juga mengaku khawatir dengan aksi pengambilan pasir pantai dan batu karang, yang dijadikan kebutuhan material bangunan, semakin memperparah kerusakan pantai, sehingga perlu diselamatkan dengan penanaman manggrove dan perlu ketegasan aturan yang berlaku.

?Dia juga meminta kepada media sosial Grup Watshapp Kabar Simeulue, untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat luas, tentang pentingnya peranan manggrove dan tidak merusak pantai dengan cara pengambilan pasir dan batu karang tanpa mekanisme aturan yang berlaku.

Disebutkan juga, dari sejumlah media sosial Grup Watshapp Kabar Simeulue yang beranggotakan dari berbagai profesi, telah mampu menjadi leader untuk misi informasi, misi siraturrahmi, misi sosial, misi kemanusiaan dengan penggalangan bantuan dana bidang kesehatan dan bidang pembangunan rumah layak huni untuk warga kurang mampu.

“Saya juga selaku warga Grup Watshapp Kabar Simeulue, telah merasakan sangat berperan penting diberbagai visi-misi informasi, misi sisilahturahmi, misi sosial, misi kemanusiaan dengan penggalangan bantuan dana bidang kesehatan dan bidang pembangunan rumah layak huni untuk warga kurang mampu.

Dalam memberikan informasi berimbang, dan grup ini menjadi leader positif untuk masyarakat di Kabupaten Simeulue, ” katanya.

Sementara Novikar Setiadi, Koordinator grup Whatsapp Kabar Simeulue menyebutkan, untuk aksi penyelamatan pantai dengan upaya penanaman ribuan bibit manggrove itu, menjadi perhatian serius dari berbagai kalangan, sehingga manggrove yang masih bertahan hidup tidak dirambah dan pantai tidak dirusak.

“Program Lanal Simeulue untuk menyelamatkan pantai kita, dengan akan menanam ribuan bibit manggrove, ini menjadi perhatian serius dari Grup Wathsapp kabar Simeulue, dan akan mengerahkan warga grup yang berasal dari berbagai kalangan dan profesi yang berbeda,” kata Novikar Setiadi.

Dia menyebutkan, selama terbentuknya grup wathsapp kabar Simeulue, telah berulangkali melakukan aksi sosial dan penggalangan dana kemanusiaan, kepada warga kurang mampu baik itu dibidang kesehatan maupun pembangunan rumah, dan saat ini sedang

menuntaskan pembangunan dua rumah milik anak yatim piatu dan rumah kaum dhuafa dari hasil donasi dari para donatur, baik yang ada di Simeulue maupun donatur dari luar daerah. ?(ahi/han)