Plt Gubernur Aceh bekali Mahasiswa Teknik Unsyiah

 

Banda Aceh (RA)- Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menegaskan pentingnya peningkatan kreatifitas dan pemanfaatan teknologi bagi para ahli teknik. Hal itu menjadi sebuah tuntutan apalagi era revolusi industri 4.0, membuat persaingan semakin ketat di tengah kemajuan zaman.

“Dulu tidak ada yang pernah membayangkan ada jembatan sepanjang 26 kilometer, tapi sekarang sudah ada di Shanghai, Cina. Dengan bantuan komputer, kemudian kontruksi yang besar secara kuantitas dan kuat secara kualitas itu bisa dibangun,” ujar Nova saat memberi kuliah umum perdana untuk mahasiswa program studi Magister Fakultas Teknik Unsyiah, di Balee Keurukon Fakultas Teknik Unsyiah, Sabtu (14/11).

Selain itu, kata Nova, di masa depan akan banyak tenaga manusia yang akan tergantikan oleh teknologi kecerdasan buatan. Menurutnya, para ahli teknik lah yang akan berperan dalam menciptakan teknologi tersebut di masa depan.

“Oleh karenanya, kita harus mempersiapkan diri sendiri untuk menghadapi masa depan. Siapa yang mampu menciptakan teknologi seperti itu? jawabannya adalah orang-orang yang kreatif,” kata Plt Gubernur.

Pemerintah Aceh sendiri, ujar Plt Gubernur, terus berupaya mewujudkan smart province dalam menghadapi era 4.0. Seperti menerapkan sistem digital dalam menjalankan sistem pemerintahan. Ke depan, kata dia, akan banyak lagi pola kerja pemerintahan di Aceh yang menerapkan teknologi digital, seperti e-budgeting, e-procurement, e-planning dan lain sebagainya.

“Penerapan digital dalam sistem pemerintahan merupakan sebuah keniscayaan. Kita memang harus menggandeng universitas untuk mewujudkan ini,” ujar Nova.

Dalam kesempatan itu, Plt Gubernur juga menantang para mahasiswa magister Teknik Unsyiah tersebut untuk membantu pemerintah Aceh dalam mewujudkan Aceh sebagai smart province.

“Saya sangat senang jika para mahasiswa ini dapat merancang setiap aspek pemerintahan dan layanan masyarakat secara lebih baik sekaligus membuat panduan atau pendampingan dalam pelaksanaan rencana tersebut,” tutur Nova. []