Jual Tuak 1 Wanita Diamankan WH

DIAMANKAN: Barang bukti miras jenis tuak dibawa dan diamanak ke kantor DSI Langsa.

LANGSA (RA)- Petugas Dinas Syariat Islam dan Polisi Wilayatul Hisbah melakukan pengerebekan di sebuah warung yang diduga menjual miras jenis tuak.

Dalam pengerebakan tersebut ditemukan seorang perempuan paruh baya yang sedang berjualan dan kini telah diamankan.

Demikian ungkap, Kepala Dinas Syariat Islam Langsa, Drs Ibrahim Latif, kepada Rakyat Aceh, Minggu, (15/9). Menurutnya, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat bahwa di lokasi tersebut kerap dijadikan lokasi tranksasi jual miras jenis tuak.

Dan jelang Magrib, Sabtu (14/9) Malam minggu sekira pukul 18.15 wib petugas Dinas Syari’at Islam Kota Langsa dan polisi Wilayatul Hibah (WH) yang diback up polisi Reskrim Polres Langsa dan petugas Polisi Militer (POM). Di sebuah warung milik Suwartik (50) sekaligus sebagai penjual di jalan Lilawangsa Gampong Geudubang Aceh kecamatan Langsa Baro.

“Aktivitas tersebut sudah sangat mersahkan masyarakat maka sore Sabtu (14/8) sekira pukul 17.15 wib kita razia tempat tersebut,” ujar Ibrahim.

Ketika petugas sampai di lokasi yang minum dan yang membeli tuak pakai bungkusan plastik langsung melarikan diri.

Sementara penjualnya yang bernama Suwartik (50) langsung kita bekuk. Suwartik yang berstatus janda langsung kita amankan ke kantor Dinas Syari’at Islam Kota Langsa beserta barang bukti (BB) berupa satu drum miras jenis tuak.

“Suwartik beserta barang bukti (BB) telah kita amankan di kantor Dinas Syari’at Islam Kota Langsa dan penjual dan penyedia tempat sedang kita lakukan pemeriksaan.” jelasnya.

Ditambahnya, kalau nanti cukup semua unsur dan barang bukti pelakunya akan diserahkan ke penyidik Polres Langsa untuk diproses sesuai dengan Qanun Aceh yaitu Qanun nomor nomor 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat.

“Penjual miras dan sekaligus sebagai penyedia tempat untuk minum miras akan kita proses sesuai dengan qanun Aceh Qanun nomor 06 tahun 2014 yaitu diancam dengan uqubat hudud 40 kali cambuk di muka umum,” paparnya.

Diperkirakan miras jenis tuak yang diamankan jumlahlah mencapai 30 liter lebih.
Sampai dengan berita ini ditulis, sementara Suwartik penjual dan penyedia tempat untuk minum minuman keras masih diamankan dan diperiksa secara intensif oleh petugas Wilayatul Hisbah di kantor Dinas Syari’at Islam Kota Langsa. (ris/adi)