Pengusaha Aceh Ini Teken MoU Bangun Pabrik Panel Solar Diacara Japnas Bussines Matching

Jakarta (RA) – Ratusan pengusaha dari enam negara Asia Tenggara atau ASEAN mengikuti acara penjajakan kerja sama bisnis atau business matching yang digelar Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) dan YEN-D di Hotel JW Marriot Jakarta pada 21-22 September 2019.

Imam Mahfudh, SH Salah satu dari pengusaha asal Aceh yang mengikuti acara ini, menyebutkan, perusahaannya mampu menarik mitra kerjasama pendirian pabrik panel solar

CEO PT Puni Tama Developmen ini menyebutkan, total MoU yang ditandatangani dengan mitra kerjanya yaitu PT Tara Tellco ini adalah berkisar 1 Juta USD

“Kerjasama ini merupakan awal dari pengembangan unit usaha kami dalam pengembangan panel solar kedepan lebih besar, kami melihat panel solar adalah energi masa depan” Kata pengusaha yang juga konsen dibidang bisnis halal tourist di Aceh ini

Seperti diketahuinya solar panel adalah konversi cahaya sinar matahari menjadi listrik, baik secara langsung dengan menggunakan photovoltaic, atau tidak langsung dengan menggunakan tenaga surya terkonsentrasi sehingga menghasilakn tenaga listrik. Solar panel Sebagai sistem tenaga surya yang lebih efisien dan lebih terjangkau untuk mengambil keuntungan dari manfaat ekonomi dan lingkungan.

Disisi lainnya pengusaha yang juga wakil ketua umum Japnas Aceh ini, menyebutkan rasa syukur dan gembiranya atas kegiatan yang diinisiasi oleh Japnas dan Yen-D Thailad ini, dan berharap kedepan acara seperti ini, bisa lebih banyak negara lainya yang terlibat.

“Ini kegiatan luar biasa, begitu besar potensi bisnis terjadi disaat ada sinergi dan kolaborasi terjadi di kegiatan ini” Tuturnya

MoU kerjasama antara PT Punitama Developmen dan PT Tara Telco ini, turut juga disaksikan oleh ketua umum Japnas, Bayu Priawan Djokosoetono yang juga chairman dari Blue Bird holding conpany

Dalam kegiatan ini sendiri, total kerjasama yang berhasil dikumpulkan adalah 3,2 Triliun, sementara dari pengusaha Aceh sendiri berhasil mencetak angka kerjasama 325 Milyar dalam berbagai sub sektor usaha.