Banda Aceh (RA)- RRI Banda Aceh menggelar kegiatan pagelaran budaya dengan tema ‘Seribu Pantun untuk Indonesia Lebih Bertoleransi’ yang berlangsung di taman wisata Ulee Lheu, Banda Aceh, Sabtu (28/9/2019) sore.

Kegiatan pagelaran budaya ini bertujuan untuk merekatkan persatuan kebhinekaan dan kehidupan dalam berbangsa dan keberagaman Indonesia lebih bertoleransi.

Pagelaran budaya ini turut dihadiri oleh Direktur Utama Radio Republik Indonesia (RRI) M. Rohanudin, Kepala Stasiun RRI Banda Aceh Adi Pramono dan Kepala stasiun RRI seluruh korwil Nusantara 17 Aceh.

Pada kegiatan ini juga turut dihadiri oleh sejumlah tamu undangan dari lintas sektoral termasuk ratusan pengunjung dan para siswa untuk membacakan pantun karya masing-masing.

Sejumlah penampilan tari salah satunya tarian asal Tanoh Gayo ikut memeriahkan acara pagelaran budaya seribu pantun. Masing-masing tamu undangan mendapat kesempatan untuk membacakan pantun yang isi pesannya tentang persatuan dan kesatuan bangsa, termasuk Direktur Utama RRI.

Dirut RRI M. Rohanudin mengapresiasi kegiatan pagelaran budaya seribu pantun yang digelar RRI Banda Aceh.

“Lewat acara ini kita ingin menyampaikan bahwa bangsa Indonesia ini sangat universal, cukup luas. Dengan keberagaman yang berbeda tapi tetap satu. Kita tidak boleh bercerai-berai,” kata Rohanudin.

Dia juga menyampaikan, RRI memiliki peran untuk menyuarakan pesan persatuan bagi bangsa Indonesia.

“Dengan memiliki 105 RRI dan 223 stasiun rellay di seluruh Indonesia selalu memancarkan dan menyuarakan suara hati untuk sama-sama bertoleransi dalam membangun bangsa Indonesia,” ujarnya.

Pada akhir sesi acara, Dirut RRI bersama lintas sektoral ikut mendeklarasikan Indonesia lebih bertoleransi. Kemudian acara ditutup dengan penyerahan door prize kepada para pengunjung.