Pelaku UMKM Adakan Diskusi Bisnis

Pelaku UMKM Abdya, ikut diskusi bisnis di Cafee Lauser, Abdya, Senin (7/10). RAHMAD/RAKYAT ACEH

BLANGPIDIE (RA) – Ratusan pelaku Usaha Micro Kecil dan Menengah (UMKM) yang tersebar di wilayah Abdya, menggelar diskusi santai yang membahas produk lokal masing-masing individu dalam bentuk bisnis yang mampu menunjang perekonomiannya.

Kegiatan berlangsung di Cafee Nongkrong Hotel Lauser Kota Blangpidie, Senin (7/10/2019), menghadirkan pemateri dari pelaku UMKM yang sudah sukses dalam bidang usahanya di Kota Medan.

Dia adalah, Arminsyah, putra dari Kuala Bate, Kabupaten Abdya.
Sementara, Bupati Abdya, Akmal Ibrahim yang hadir dalam diskusi tersebut, dalam pembahasan pengantarnya menyebutkan, pemerintah siap mendukung dan menunjang perekonomian masyarakat Abdya.

Pemerintah selama dua tahun ini telah menganggarkan anggaran untuk peluang usaha namun, prosesnya tak ada yang berhasil. “Dua tahun ini masa saya, mati kita belum habis uang yang sudah saya anggarkan untuk usaha,” katanya.

Ia mengingatkan kepada DPRK agar tahun ini Abdya tidak boleh gagal lagi dalam bidang dimaksud. “Akhir tahun ini saya sudah masuk tahun ketiga saya jadi bupati, dan bermacam-macam persoalan, ada yang bermohon untuk buat alat A dibuat spek B. Oleh karna itu, saya berharap atas nama pemerintah tahun ini harus jadi, beberapa alat penting itu harus ada di Abdya,”tegasnya.

Disebutkan, tahun ini Abdya harus ada Pusat Industri Kecil Abdya (PIKA) sebagai tempat berkumpulnya UMKM, tempat mengembangkan, merancang dan menaikan modal usaha tersebut.

Menurutnya, kadang-kadang orang banyak yang berkeinginan, banyak yang minat tapi tempat untuk menyalurkan bakatnya enggak ada. “Dengan situasi itu kita mendukung. Tahun ini saya beli semua mesin kebutuhan masyarakat yang mau dan benar-benar menumbuhkan ekonominya,” kata Akmal. (mag-80/han)