Kesbangpol Aceh Bantah Fasilitasi Relawan Irwandi-Nova

BANDA ACEH (RA)-Pemerintah Aceh melalui Kepala Kesbangpol Aceh Drs Mahdi Effendi membatah pihaknya memfasilitasi pertemuan relawan Irwandi-Nova, yang direncanakan akan digelar pada 26 Oktober 2019, di Banda Aceh. Hal itu disampaikan menjawab konfirmasi media ini atas informasi yang beredar di sejumlah WhatsApp Grup beberapa hari terakhir.

Menurut Mahdi, Pemerintah Aceh maupun Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah tidak dapat memfasilitasi program kegiatan yang tidak direncakan sebelumnya melalui mekanisme Musrembang, dan anggarannya disahkan DPRA.

“Pemerintah Aceh maupun Gubernur tak mungkin memfasilitasi kegiatan yang tidak direncanakan dan anggarannya ditetapkan dalam APBA, ” kata Mahdi.

Mahdi mengaku ada beberapa orang yang mengaku relawan menemuinya, namun hanya untuk berkoordinasi tentang kemungkinan hadirnya Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah pada acara temu relawan tersebut.

“Mereka teman-teman juga dan menemui saya selaku Kepala Kesbangpol Aceh untuk berkoordinasi,” katanya.

Disinggung kemungkinan hadir Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah pada acara yang digagas para relawan itu, Mahdi mengaku tak bisa memastikannya. Agenda Plt Gubernur Nova sangat padat. Bila diundang tentu akan dipertimbangkan, tapi agenda kerja gubernur sangat padat hingga pertengahan bulan depan, jelasnya.

Namun, lanjut Mahdi, setiap undangan masyarakat akan mendapat perhatian Pak Plt Gubernur. Apabila beliau tak bisa penuhi karena ada agenda lain yg tak bisa diwakilkan, Pak Plt Gubernur biasanya mengutuskan Sekda, Asisten, staf ahli, atau kepala SKPA terkait lainnya, urai Mahdi.

Lebih lanjut Mahdi mengatakan, ketidakhadiran Pak Plt Gubernur pada suatu acara tidak akan mengurangi substansi informasii yang beliau terima. Sebab, pejabat yg mewakilinya selalu melaporkan kepada Pak Plt Gubernur secara konfrehensif.

Plt Gubernur tak mungkin memenuhi semua undangan, dan bisa diwakilkan oleh pejabat terkait dijajaran Pemerintah Aceh, tambah Mahdi. Bila diundang tim relawan Irwandi-Nova, Pak Plt Gubernur tentu akan memperhatikan dan menyikapinya dengan baik, katanya.

“Bila beliau tak bisa penuhi undangan tersebut, pasti diutuskan pejabat terkait yang mewakilinya,” pungkas Mahdi [*]