Jalan Simpang Empat – Meureudu Intai Korban

Sejumlah pengendara melintas di ruas jalan simpang 4- Meureudu, persisnya di Gampong Dayah Kreut, Meurah Dua, Pidie Jaya, beberapa hari yang lalu, salah orang warga Dayah Kreut, Andrian, 32, menjadi korban meninggal dunia di lokasi tersebut akibat menghindari lubang, Minggu,(20/10).

Sudah Banyak Korban Meninggal

MEUREUDU (RA)- Ruas jalan provinsi di sepanjang Gampong, Meunasah Raya, Gampong Blang, Blang Cut, Dayah Kreut, dan Beuringen, Kecamatan Meurah Dua Pidie Jaya, bertabur lubang.

Sejauh ini sudah banyak jatuh korban, bahkan ada yang meninggal dunia.
Keuchik Gampong Blang, Meurah Dua, Pidie Jaya, M.Yacob, kepada Rakyat Aceh, Minggu, (20/10) mengaku sangat prihatin dengan kondisi ruas jalan yang menghubungkan simpang 4 hingga ke pusat kota Meureudu. Jalan tersebut  merupakan akses ke pusat kota kabupaten setempat.

Selama tiga tahun terakhir, tidak sedikit pengendara, baik pengendara sepeda motor maupun mobil mengalami kecelakaan dengan beragam korban akibat ruas jalan bertabur lubang dan hingga kini belum kunjung diperbaiki.

Menurut M.Yacob, yang juga Ketua Forum Kechik di kecamatan setempat, sejak sebelum gempa bumi melanda Pidie Jaya, akhir tahun 2016 lalu, pihaknya bersama 7 orang keuchik gampong lainnya, yaitu, Keuchik Meunasah Raya, Gampong Blang, Blang Cut, Dayah Kreut, dan Beuringen, Meunasah Mancang dan Dayah Usen, Kecamatan Meurah Dua Pidie Jaya telah mengajukan permohonan kepada pemerintah kabupaten Pidie Jaya melalui Dinas PU guna diteruskan ke Pemerintah Provinsi agar ruas jalan dimaksud segera diperbaiki, namun sayangnya usulan permohonan yang telah ditandatangani oleh ketujuh orang Keuchik tersebut hingga kini belum kunjung terealisasi.

Bahkan beberapa hari yang lalu, salah seorang warga Gampong Dayah Kruet, Meurah Dua, Adriansyah (32), terjadi kecelakaan di ruas jalan tersebut, persisnya di dekat jembatan yang menghubungkan Gampong Dayah Kreut dan Gampong Blang Cut, dan korban kecelakaan meninggal dunia pada malam itu juga.

M.Yacob mengaku merasa sangat kecewa atas usulan yang pernah dilakuan pihaknya bersama 7 orang keuchik pada 3 tahun yang lalu namun tidak ada realisasi perbaikan dari pemerintah.

Baca Juga...  Anggota Komisi III DPR RI, H. Nazaruddin Dek Gam Ingatkan Wartawan Jaga Kehormatan Profesinya

“Kendatipun begitu, atas nama serta untuk kepentingan masyarakat banyak, Kini pihak kami juga sangat mengharapkan kepada pemerintah melalui leding terkait agar perbaikan ruas jalan tersebut untuk bisa segera diperbaiki, mengingat agar tidak menimbulkan korban untuk berikutnya.”, ungkap M.Yacob penuh harap.

Sementara harapan yang sama juga datang dari Keuchik Gampong Dayah Kreut, M.Hassan, kepada Rakyat Aceh mengaku, akhir-akhir ini juga banyak terjadi kecelakaan di sepanjang ruas jalan tersebut.

“Kalau kita melihat dari jumlah kecelakaan yang terjadi di sepanjang jalan itu mungkin sudah tidak terhitung lagi berapa banyak jumlah nya, baik luka-luka parah maupun luka-luka ringan, harapan kami melalui pemerintah agar segera dapat diperbaiki jalan tersebut, kasihan juga bayak warga dan pelintas menjadi korban akibat ruas jalan yang banyak bertabur lubang.”, ungkap M.Hassan, yang juga mengaku ikut merasa sedih atas musibah kecelakaan yang dialami oleh warganya, dan masih ada hubungan saudara dengan korban meninggal dunia, Adriansyah (32).

Sementara salah seorang anggota dewan dari Dapil tersebut, H.Heri Ahmadi, kepada Rakyat Aceh mengaku, pada medio 2016 lalu, pihak nya juga ikut mendampingi 7 orang Keuchik gampong yang berada di sepanjang jalan dimaksud ketika mengusulkan bantuan untuk perbaikan jalan tersebut ke pemerintah propinsi melalui dinas PU Pidie Jaya.

“Saya secara pribadi merasa sangat menyesalkan atas kejadian musibah kecelakaan yang telah merenggut nyawa manusia di ruas jalan itu, emang sich kematian kita itu adalah ajal dari Allah yang tidak bisa kita elak, kami sangat mengharapkan agar pemerintah bisa dengan segera memperbaiki ruas jalan tersebut, agar tidak jatuh korban berikutnya.”, ungkap Heri dengan nada sedih dan prihatin serta penuh harap
Sementara menyahuti permohonan tersebut, Plt Kepala Dinas PU Pidie Jaya, Rizal Fikar, yang dikonfirmasi kepada Rakyat Aceh menyebutkan, pihaknya berjanji akan menangani permaslahan perbaikan jalan dimaksud.

Baca Juga...  Persedian Stok Pangan Menipis, Komisi V DPRA Ingatkan Dinsos Aceh Soal Bencana Alam

“Insha Allah, menurut informasi yang kami terima, kegiatan jalan tersebut sudah masuk kedalam usulan pada tahun anggaran 2020 di dinas PUPR Aceh, dan untuk sementara, dalam waktu dekat ini akan kita tangani lobang-lobang jalan untuk menghindari terjadi kecelakaan pengguna jalan.”,tulis Rizal Fikar melalui pesan whatsApp yang dikirim ke Rakyat Aceh. (amz/slm)