Dinas Syariat Islam Asel Diminta Keluarkan Program Antisipasi Kegiatan Berbasis Negatif

 Sekretaris Umum IMM Aceh Selatan, Zulfandi SH, Selasa, (22/10), di Tapaktuan.

TAPAKTUAN (RA) – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Aceh Selatan menyesalkan adanya prostitusi disalah satu Hotel yang terletak di Gampong Hilir Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan pada hari Minggu, 20 Oktober 2019 lalu.

” Kita menyayangkan kejadian tersebut, tentunya mencoreng nama baik Kabupaten para ulama ini,” ungkap Sekretaris Umum IMM Aceh Selatan, Zulfandi SH, Selasa, (22/10), di Tapaktuan.

Menurutnya, Pemkab Aceh Selatan harus tegas terhadap pencegahan prostitusi yang terjadi tersebut dengan membuat program antisipasi kegiatan berbasis negatif.

” Pemkab Aceh Selatan melalui Dinas terkait harus tegas terhadap pencegahan prostitusi ini, kedepan kita harapkan adanya program yang mengantisipasi kegiatan berbasis negatif sehingga menciptakan suana iklim syariat islam di Kota Naga ini,” tuturnya.

Ia juga berharap kepada Dinas Syariat Islam dan intansi terkait untuk lebih mengoptimalkan pengawasan terhadap penginapan yang berada di Aceh Selatan, agar tidak terjadinya hal-hal yang menjatuhkan citra Kabupaten.

” Kepada Dinas Syariat Islam, Polres Aceh Selatan dan Intansi terkait lainnya, rutin melakukan pemeriksaan ke penginapan-penginapan yang terindikasi melakukan praktik prostitusi, jika kedapatan melakukan perbuatan asusila tersebut pelaku dan otak praktik prostitusi ini juga turut diamankan dan diperdalam kasusnya hingga dihukum sesuai hukum yang berlaku,” tegas Sekum IMM itu.

Menurutnya lagi,  Dinas syariat islam seharusnya tidak lagi hanya membuat program sebatas pelatihan seperti pelatihan Dewan hakim, pelatihan guru TPA, Pelatihan Imam akan tetapi juga adanya program antisipasi kegiatan negatif di tengah – tengah masyarakat. ” Karna mencegah itu lebih baik dari pada mengobati,” tegasnya.

IMM juga mengapresiasi langkah yang diambil oleh Polres Aceh Selatan, “Kami sangat mengapresiasi tindakan penggebrekan yang dilakukan oleh Polres Aceh Selatan, yang berhasil meringkus terduga prostitusi dan seorang mucikari disalah satu penginapan yang bertempat di Tapaktuan.

Baca Juga...  Kerugian Banjir Pidie Jaya Rp 27 Miliar

” Ini merupakan tindakan yang sangat bagus untuk membumi hanguskan praktik prostitusi di Aceh Selatan,” tutupnya. (Yat).