BPJS Kesehatan melakukan sosialisasi melalui kegiatan Goes to Customer (GTC) bagi 50 orang pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bernaung di dalam organisasi Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Aceh pada Jum’at (25/10) di Badan Kepegawaian Aceh, Banda Aceh. FOTO FOR RAKYAT ACEH

BANDA ACEH (RA) – Untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakattentang Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan melakukan sosialisasi melalui kegiatan Goes to Customer (GTC) bagi 50 orang pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bernaung di dalam organisasi Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Aceh pada Jum’at (25/10) di Badan Kepegawaian Aceh, Banda Aceh.

“Kegiatan GTC ini penting dilaksanakan untuk memberikan informasi terbaru mengenai Program JKN-KIS, menyampaikan kembali apa saja hak dan kewajiban sebagai peserta, diharapkan dengan adanya sosialisasi ini tidak menemui kendala sehingga dalam proses mendapatkan pelayanan kesehatan dapat berjalan dengan baik dan nyaman,” kata Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh, Kahar Muzakar.

Dalam paparan materinya, Kahar mengatakan bahwa kita semua tidak pernah tahu, apakah kita semua akan sehat terus menerus, dengan menjadi peserta JKN-KIS, maka kita menghidupkan budaya gotong royong, yang merupakan salah satu prinsip dari JKN-KIS, dimana kita yang sehat membantu yang sakit, yang muda membantu yang tua, yang mampu membantu yang kurang mampu.

Sementara itu Ketua PWRI Aceh, Idrus Hayat menyampaikan apresiasi dengan diadakannya kegiatan GTC yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan agar dapat mengetahui informasi terkini dari Program JKN-KIS yang selama ini rutin dimanfaatkan oleh para pensiunan.

“Kami sengat senang dengan diadakan sosialisasi seperti ini karena selain mengetahui informasi terkini tapi juga memberikan kesempatan kepada kami untuk menyampaikan pengalaman selama menggunakan JKN-KIS, yang artinya adanya keterbukaan antara BPJS Kesehatan dengan para pesertanya sehingga dapat menjadi bahan masukan kepada BPJS Kesehatan jika terdapat kekurangan dalam pelaksanaannya,” ungkapnya.

Disisi lain, Kepala Bidang Kinerja dan Kesejahteraan Badan Kepegawaian Aceh, T. Roni Yuliadi mengatakan kegiatan GTC yang telah dilakukan ini merupakan terobosan pemberian informasi kepada para pensiunan.

“Kegiatan hari ini merupakan suatu terobosan bagi para senior kita yang telah pensiunan yang mungkin selama ini belum mendapatkan penyuluhan maupun mendapatkan arahan bagaimana mekanisme untuk mendapatkan haknya secara cepat, tepat dan mudah,” ucapnya.

Ia juga berharap kedepannya terus gencar menyampaikan terobosan-terobosan baru dan program-program yang ada didalam JKN-KIS yang tidak hanya untuk PNS aktif tapi juga kepada pensiunan karena mereka adalah para abdi negara yang sudah memberikan pengabdian kepada negara dan juga dari masa PT. Askes mereka telah berkontribusi dengan menjadi peserta jaminan kesehatan. (rq)