Amankan Mobil Bermuatan Arang Enam Oknum Polhut Dipolisikan

Rakyat Aceh

LANGSA (RA) – Seorang oknum petugas Kesatuan Penggelolaan Hutan Wilayah III (KPH III) Aceh dilaporkan ke Polres Langsa oleh Komisaris CV Herdi Jaya Abadi, Richo Irawan, Selasa (4/11).

Pelaporan tersebut dilakukan terkait dugaan perampasan satu unit truck colt diesel nopol BB 8776 MB, bermuatan 6 ton arang kayu bakau, oleh oknum petugas KPH III Aceh pada Rabu (30/10) lalu di Sungai Pauh, Langsa Barat.

“Laporannya sudah diterima penyidik Polres Langsa, dengan bukti laporan nomor: LP/188/X/RES.1.24./2019/Aceh/Res Langsa tanggal 01 November 2019. Kami melaporkan dugaan perampasan oleh oknum Polhut, terhadap mobil truk colt diesel BB 8776 MB dan muatannya,” demikian dikatakan Richo Irawan kepada wartawan, Senin (4/11).

Dijelaskannya, dugaan perampasan bermula truk bermuatan kayu arang tersebut pada Rabu (30/11) lalu sekira pukul 22.30 Wib yang dikemudikan oleh Zulkarnain, warga Gampong Ie Bintah Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang, diberhentikan paksa oleh oknum yang mengaku petugas KPH III Aceh di jalan Medan – Banda Aceh, persisnya Gampong Sungai Pauh Kecamatan Langsa Barat.

Lanjutnya, oknum yang mengaku petugas KPH III Aceh ketika memberhentikan truk, juga merampas handpone milik supir. Serta membawa paksa truk bermuatan kayu arang tersebut ke kantor KPH III Aceh di Kota Langsa untuk ditahan bersama sopir.

“Kita menilai penangkapan ini tidak jelas, tida ada surat perintah penangkapan, penahanan sopir tanpa surat perintah penahanan dan penyitaan mobil serta muatannya tanpa surat perintah sita dari pengadilan, makanya kita buat laporan ke polisi,” sebut Richo Irawan.

Sementara itu, Kepala KPH III Aceh, Amri Samadi dalam konfirmasinya kepada wartawan mengatakan, terkait adanya laporan terhadap oknum bawahannya ke polisi, itu merupakan hak seseorang untuk membuat aduan. Namun, ditegaskannya, jika laporan tersebut tidak didasari fakta-fakta yang benar, maka laporan itu dapat dikategorikan palsu.

“Kita akan melihat laporan ini secara proporsional, jika perlu kita akan mengambil langkah-langkah untuk upaya hukum,” sebut Amri seraya mengkui juga bahwa supir truk atas nama Zulkarnain (37), pasca diamankan pihak KPH III Aceh atas perintah pimpinan sudah dilimpahkan ke balai Penegakan Hukum (Gakkum), Medan. (dai/slm)