Bantul Mal Rehab 124 Unit Rumah

Kepala Baitul Mal Kabupaten Bener Meriah, Tgk Husaini, meninjau rumah yang baru dibangun di Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Rabu (6/11). MASHURI/RAKYAT ACEH

REDELONG (RA) – Guna membantu masyarakat berpenghasilan rendah mampu, Baitul Mal Kabupaten Bener Meriah, melakukan rehab 124 unit rumah masyarakat kurang mampu.

Adapun pelaksanaan rehab rumah tersebut di pusatkan pada sembilan kecamatan di Kabupaten Bener Meriah.

Kepala Baitul Mal Bener Meriah, Tgk H Husaini kepada Rakyat Aceh, Rabu (6/11) mengatakan, untuk anggaran perehapan rumah di tahun 2019 ini, perunit rumah akan menerima sebasar Rp25 juta.

Dan saat ini untuk gelombang pertama sebanyak lebih kurang 60 unit sudah selesai dilaksanakan. Sementara sisanya untuk gelombang tahap kedua sedang dalam pekerjaan dan diperkirakan akan selesai sebelum akhir tahun.

“125 unit rumah rehab ini kita berikan untuk sembilan kecamatan antara lain, Kecamatan Bukit, Wih Pesam, Timang Gajah, Gajah Putih, Bandar, Bener Kelipah, Permata dan Pintu Rime Kecamatan Pintu Rime Gayo,” sebutnya.

Tgk Husini berharap bantuan rehap rumah tersebut dapat bermanfaat dan dipergunakan semestinya. “Kita juga menghimbau agar rumah yang sudah direhab tidak dijual kembali setelah diterima, sehingga bantuan yang diberikan benar-benar bermanfaat dan menjadi contoh,” ujarnya.

Menurutnya, masih banyak masyarakat Bener Meriah yang masih memerlukan bantuan rehabilitasi rumah, sehingga ke depan pihaknya mengaku akan kembali menganggarkan bantuan untuk rehabilitasi tersebut.

”Saat ini kita prioritaskan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” katanya.

Sementara itu, Kabag Humas Setdakab Bener Meriah, Wahidi, saat meninjau pembangunan rumah layak huni tersebut kepada Rakyat Aceh menyampaikan, rumah rehab tersebut berdasarkan usulan yang di disposisi oleh Pemkab Bener Meriah.

“Kita melakukan peninjauan langsung ke lapangan guna melakukan survey kelayakan rumah yang dibangun oleh Baitul Mal Bener Meriah yang juga bekerja sama dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bener Meriah,” sebutnya.

Ia menambahkan, rehab tersebut dilakukan setelah adanya keputusan hasil survey di lapangan oleh tim sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Baitul Mal Kabupaten Bener Meriah.

“Baitul Mal Bener Meriah dan Dinas PUPR juga akan terus memberikan bantuan perbaikan rumah tak layak untuk masyarakat dan program ini akan terus berjalan, tentunya disesuaikan dengan anggaran yang tersedia,” terang Wahidi.

Dengan dilakukannya pembangunan tersebut kata Wahidi, merupakan bukti nyata bahwa pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat dan warganya sehingga, dengan adanya bantuan itu, ia berharap dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu. (uri/bai)