Ilustrasi Banjir

TAPAKTUAN ( RA) – Hujan lebat mengguyur Aceh Selatan, Sabtu (16/11) akibatkan delapan kecamatan di Aceh Selatan terendam banjir. Banjir juga merendam tiga kecamatan di Kabupaten Nagan Raya

Informasi dari Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan, Minggu (17/11), hujan intensitas tinggi tersebut mengakibatkan banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah Aceh Selatan.

Adapun masing – masing Kecamatan di rendam banjir yakni, di Kecamatan Trumon Tengah, Desa Pulo Paya dan Desa Tengoh dengan ketingian air 20 cm s/d 50 cm.

Kecamatan Kota Bahagia, Desa Beutong, Desa Ujong Gunong Cut, Desa Jambo Kepok, Desa Ujong Gunong Rayeuk, Desa Ujong Tanoh, Desa Alur Dua Mas dengan ketinggian air 10 cm s/d 50 cm. Kecamatan Kluet Timur, Desa Lawe Sawah, Desa Lawe Cimanok, Desa Lawe Buloh Didi dengan ketinggian air 30 cm s/d 80 cm.

Kecamatan Kluet Tengah, Desa Malaka, Desa Koto Indarung, Desa Kampung Sawah, Desa Kampung Padang, Desa Pulo Air, Desa Mersak, Desa Simpang dua, Desa Jambur Papan, Desa Simpang Tiga dengan ketinggian air 20 cm s/d 1 meter. Kecamatan Kluet Selatan, Desa Ujung Pasir, dengan ketinggian air 30 cm s/d 130 cm.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Aceh Selatan, Cut Syazalisma, mengatakan, hujan mengguyur juga telah mengakibatkan tanah longsor di Jalan Lintas Nasional Tapaktuan – Medan, berlokasi di pegunungan Panorama Hatta.

“Terdapat 1 titik longsoran lagi di badan jalan Desa Lawe Cimanok menuju Desa Tapak Aulia Kecamatan Kluet Timur,” katanya.

Banjir juga mengakibatkan irigasi Blang Sikundo Desa Panton Luas Kecamatan Samadua, Tanggul pembatas sungai dan Tebing sungai tergerus, air sudah mendekati pemukiman warga sekitar ± 30 Meter Desa Pulo Air.

Koto Indarung dan Desa Siurai-Urai Kecanatan Kluet Tengah, Tebing sungai tergerus air sudah mendekati Jalan lintas Kecamatan di perbatasan Desa Simpang Dua dan Desa Simpang Tiga Kecamatan Kluet Tengah.

Irigasi perairan sawah rusak di Desa Koto Indarung Kecanatan Kluet Tengah, Longsoran di badan jalan Desa Lawe Cimanok menuju Desa Tapak Aulia Kecamatan Kluet Timur. “Lainnya masih dalam pendataan kita,” tuturnya.

Banjir juga merendam tiga Kecamatan dalam Kabupaten Nagan Raya akibat luapan sungai di daerah itu, Minggu (17/11). Tiga Kecamatan terendam yakni Kecamatan Tadu Raya, Darul Makmur dan Kecamatan Tripa Makmur, Nagan Raya.

Pusdalops BPBD Nagan Raya, Agus Salim mengatakan, dalam Kecamatan Tripa makmur yang terkena banjie, Gampong Panton Pange, Ujong Krueng, Neubok Yee PP, dan Gampong Pasi Keubedom. Sementata di Kecamatan Darul Makmur adalah Gampong Ujong Lamie dan Gampong Kuta Trieng.

“Sejumlah Gampong dalam Kecamatan Tripa Makmur, dan Kecamatan Darul Makmur itu banjir akibat lupan sungai lamie,” kata Pusdalops BPBD Nagan Raya, Agus Salim.

Sementara di Kecamatan Tadu Raya banjir melanda Gampong Gunung Sapek. “Di Tadu Raya tidak begitu parah banjir nya satu satu gampong di Gunong Sapek,” katanya.

Diperkirakan ada ratusan rumah yang masih terendam banjir di Tripa Makmur. “Dengan kedalaman mencapi 50 cm,” katanya.

Pihaknya terus memantau kondisi banjir yang melanda di sejumlah Gampong dalam Kecamatan Tripa Makmur. “Kami terus memantau banjir di sejumlah titik di Nagan Raya guna mendata jumlah warga korban banjir apa yang membutuhkan,” kata Agus.(yat/ibr/min)