Rakyat Aceh

Wakil Walikota Langsa Dr H Marzuki Hamid, MM
LANGSA (RA) – Geuchik yang tidak ikut salat berjamaah di masjid, tidak ikut aktif melaksanakan dan mendukung pelaksanaan syariat Islam pasti akan dipecat.

Hal ini ditandaskan Wakil Walikota Dr H Marzuki Hamid, MM pada acara pelaksanaan safari Subuh di masjid besar Darul Muttaqin Sungai Pauh Kecamatan Langsa Barat, Sabtu (16/11).

Menurutnya, hal ini dalam rangka menjalankan syariat islam secara kaffah. Geuchik memiliki peran penting untuk menegakkan syariat islam di dalam gampongnya.

Pun demikian bukan hanya Geuchik, termasuk perangkat gampong, tuha peut dan perangkat gampong lainnya yang tidak ikut sholat berjamaah di masjid, tidak melaksanakan dan tidak mendukung pelaksanaan syari’at Islam, maka yang bersangkutan akan kita pecat.

“Siapa saja yang tidak mendukung dan melaksanakan syariat Islam, maka yang bersangkutan akan kita pecat,” ujar Marzuki Hamid.

Ditambahkanya, para pejabat, kepala Dinas dan pejabat lainnya yang tidak ikut salat berjamaah di masjid, tidak mendukung pelaksanaan syariat Islam juga akan dicopot.

“Apalagi kita tahu bahwa para Geuchik, perangkat gampong dan juga para pejabat, para kepala Dinas dan pejabat lainnya telah menanda tangani fakta integritas ketika dilantik,” tukasnya.

“Apabila tidak melaksanakan hal tersebut, maka yang bersangkutan bersedia untuk dicopot, ” ujar Marzuki Hamid lagi.

Selanjutnya, Marzuki Hamid meminta kepada seluruh keuchik, perangkat gampong dan juga para pejabat, para kepala Dinas dan pejabat lainnya mari kita mari jalankan fakta integritas tersebut, dengan mengikuti sholat subuh berjamaah di masjid dan mengikuti safari Subuh.

“Saya minta kepada kepala Dinas Syari’at Islam Ibrahim Latif untuk memantau terus kehadiran kegiatan safari Subuh, salat berjamaah di masjid dan laporkan perkembangannya kepada kami” ujar Marzuki Hamid.

Kepada masyarakat juga saya harapkan untuk memantau dan melaporkan kepada kami, kalau ada pak Keuchik dan para pejabat lainnya yang tidak ikut salat berjamaah di masjid, tidak melaksanakan dan tidak mendukung pelaksanaan syari’at Islam. “Kalau ada laporan dari masyarakat, pasti kita tindak lanjuti,” tandas Marzuki Hamid.(ris).