PKS Pertemukan Ibu- ibu MT Se-Kota Banda Aceh

PKS Pertemukan Ibu- ibu MT Se-Kota Banda Aceh, Minggu (24/11) bertempat di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Desa Kota Baru Kec. Kuta Alam Banda Aceh.

BANDA ACEH (RA) – Dalam upaya mempererat silaturrahim dan memperkuat peran perempuan di tengah-tengah masyarakat, Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPD PKS Kota Banda Aceh mengadakan acara Forum Siraturrahim Majelis Taklim Se-Kota Banda Aceh.

Kegiatan  ini diselenggarakan pada Minggu (24/11) bertempat di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Desa Kota Baru Kec. Kuta Alam Banda Aceh.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 150 peserta yang merupakan perwakilan ibu-ibu anggota majelis taklim di seluruh kecamatan yang ada di Kota Banda Aceh yang dibina langsung oleh BPKK DPC PKS yang ada di tingkat kecamatan. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua BPKK DPD PKS Kota Banda Aceh Sri Wahyuni SP.

Dalam sambutannya Sri Wahyuni mengatakan bahwa kegiatan ini mengangkat tema peran perempuan di masa Rasulullah dalam membangun peradaban Islam.

Menurutnya perempuan hari ini memiliki peran dan tugas yang sangat besar yaitu membangun peradaban. Ditambah lagi perempuan adalah sekolah pertama yang mendidik generasi masa depan. Disisi lain perempuan memiliki peran yang juga tidak kalah penting dalam menjaga ketahanan dan kekokohan  keluarga.

Karena kita ketahui bahwa institusi keluarga merupakan elemen terkecil dalam tatanan masyarakat kita. Ketika institusi keluarga memiliki ketahanan dan kekokohan yang baik maka bukan mustahil akan terbangun sosial masyarakat yang kokoh dan juga kuat.

Diakhir sambutannya Sri Wahyuni berharap kegiatan ini menjadi awal yang baik bagi ibu-ibu MT se-Kota Banda Aceh untuk terus aktif dan mengambil peran strategis dalam membangun masyarakat khususnya masyarakat kota Banda Aceh.   

Setelah dibuka oleh ketua BPKK DPD PKS Banda Aceh, kegiatan dilanjutkan dengan acara talkshow yang diisi oleh Ustazah Khamisah yang merupakan  seorang da’I Kota Banda Aceh dan H. Afrial Hidayat, Lc.MA Pimpinan Dayah Nurul Fikri Aceh.

Dalam paparan materinya ustazah khamisah menyimpaikan bahwa perempuan harus mengikuti jejak, menauladani sekaligus menjadi orang yang berperan dalam upaya perbaikan masyarakat karena semua perempuan di masa Rasulullah membantu Rasul dengan segala yang dimilikinya untuk membantu terwujudkan keberhasilan dakwahnya Rasullah.

Sementara itu Ustad Afrial menyampaikan materi tentang Islam adalah agama yang sangat memuliakan kaum perempuan.  Ustad Afrial juga menyampaikan bahwa di masa rasulullah ada perempuan yang menjadi pengusaha, ahli administrasi dan keuangan, serta seorang dokter yang memperoleh penghargaan. Di masa Khalifah umar juga ada seorang perempuan diangkat menjadi biro keuangan di salah satu pasar Mekah.

Ustad Afrial menambahkan bahwa upaya melakukan perbaikan  masyarakat dan Negara tidak hanya dibebankan kepada kaum laki-laki tapi juga kaum perempuan. Ruang publik juga membutuhkan kontribusi perempuan untuk menjaga kestabilan dalam upaya melakukan perbaikan di masyarakat.  

Kegiatan ditutup dengan silaturrahim dan pembagian doorprize oleh struktur dan anggota legislatif PKS Kota Banda Aceh diantaranya adalah Ketua DPRK Kota Banda Aceh Farid Nyak Umar, ST, Wakil Ketua DPD PKS Surya Mutiara, Ketua Komisi IV DPRK Kota Banda Aceh Tati Mutia Asmara, Ketua Fraksi PKS Tuanku Muhammad dan Devi Yunita Wakil Ketua Komisi B. (rel/ra)