Investor Harus Prioritaskan Pekerja Lokal

Plt Gubernur, Aceh Nova Iriansyah, dalam forum bisnis antara Indonesia dan India di Hotel Aryaduhata, Jakarta Pusat, Senin (25/11).

MEULABOH (RA) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Aceh (DPRA) Herman menegaskan kalangan pelaku usaha yang berinvestasi di Aceh harus memprioritaskan tenaga kerja lokal dalam setiap usaha yang dijalankan.

Hal ini diharapkan serapan dan peluang tenaga kerja dari warga setempat dapat lebih baik, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah maupun secara nasional.

“Kita minta dari pihak perusahaan jangan hanya kalangan pekerja kasar saja warga lokal. Akan tetapi, kesempatan dan peluang kerja juga harus berasal dari warga lokal pada jabatan pengambil keputusan,” kata Herman, Senin (25/11).

Legislator dari Partai Demokrat tersebut mendukung investasi yang selama ini dilakukan investor dari dalam negeri maupun luar negeri di Aceh, dalam setiap bidang usaha.

Karena dengan banyaknya industri dan pebisnis di Aceh, akan memajukan daerah dan mampu meningkatkan pembangunan, ekonomi maupun pemanfaatan sumber daya alam secara lebih baik dan efisien.

Namun, selama ini anggota DPRA banyak mendapatkan laporan dari masyarakat karena terbatasnya kesempatan kerja yang diberikan, khususnya warga lokal di Aceh sehingga sangat dikeluhkan.

“Untuk itu, kita akan awasi secara berkelanjutan dan meminta Dinas Tenaga Kerja di Aceh agar melakukan pemantauan dan pengawasan, sehingga kesempatan kerja warga lokal di Aceh semakin terbuka lebar,” kata Herman menambahkan.

Ia juga mengaku sepakat dan mendukung penuh permintaan Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah yang meminta setiap pelaku usaha di Aceh agar memperkerjakan tenaga lokal dan penggunaan material lokal dari dalam daerah, serta tidak didatangkan dari luar daerah, tuturnya. (ant/min)