DSI Abdya Salurkan Mimbar Khatib

Kadis Syariat Islam Abdya Ubaidillah menyerahkan tongkat dan mimbar khatib kepada panitia Masjid. Rakyat Aceh/rahmat.

BLANGPIDIE (RA) – Dinas Syariat Islam (DSI) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menyalurkan bantuan mimbar khatib untuk tujuh Masjid di Kecamatan Babahrot, Kabupaten setempat.

Kepala Dinas Syariat Islam, Ubaidillah mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah setempat di bidang keagamaan.

“Ini sebuah bentuk perhatian Pemerintah Abdya terhadap masjid dan keagamaan,” katanya, Selasa (26/11).

Disebutkan, penyaluran bantuan dimaksud merupakan sebuah program dalam rangka memperhatikan bidang keagamaan. Mimbar merupakan salah satu fasilitas yang harus ada dalam masjid. Sehingga ditahun anggaran 2019 ini pihaknya mengadakan bantuan tersebut.

“Ini merupaka program dinas syariat islam dan pendidikan dayah di Abdya. Angaran tahun 2019 ini kita usulkan mimbar. Tentu ini merupakan harapan masyarakat memiliki mimbar yang referentatif,” ujarnya.

Menurutnya, mimbar merupakan salah satu simbol masjid dalam melaksankan dakwah dan dapat mengambarkan keindahan masjid. Mimbar masjid tentu dibutuhkan dalam melaksanakan berbagai syiar dakwah, sehingga dapat membentuk umat yang lebih faham tentang ilmu agama.

“Dengan fasilitas yang mempuni, tentu keindahan masjid akan terlihat lebih indah. Fasilitas yang mendukung, maka akan sangat nyaman mengelar kegiatan keagamaan di dalam masjid,” tuturnya.

Dia menyebutkan, penomena saat ini tidak bisa dipungkiri masyarakat banyak yang hanya memikirkan kebutuhan infrasuktur masjid saja, bukan memperhatikan pasilitas dalam masjid, sebab itu pihaknya mencetus program bantuan tersebut. “Yang banyak usulan pasti infrasuktur, bukan fasisiltas. Kita buat program bantuan kebutuhan dalam masjid agar masjid lebih lengkap,” paparnya.

Menurutnya, Dinas Syariat Islam terus mendukung program-program sesuai dengan visi misi pemerintah Abdya dalam hal keagamaan. Artinya harapan kita kedepan dapat terwujud Abdya daerah yang islami, lahir hafid dan hafifah Abdya lewat kegiatan keagamaan.

“Dengan adanya mimbar bermotif ukiran yang terbuat dari kayu jati ini, dapat melengkapi fasilitas masjid dan lebih membuat semangat proses pengajian, serta kegiatan keagamaan lainnya,” pungkasnya. (mag-80/adi)