SIRO RSU H Sahudin Resmi Beroperasi

Wakil Bupati Aceh Tenggara Bukhari, didamping Direktur RSU H Sahudin Kutacane dan Kepala Kejaksaan Aceh Tenggara saat meninjau ruang Operasi yang baru diresmikan, Kamis (28/11). NAUVAL/RAKYAT ACEH

KUTACANE (RA)- Wakil Bupati Aceh Tenggara, Bukhari, meresmikan ruang operasi Sistem Integrasi Ruang Operasi (SIRO), Rumah Sakit Umum Daerah H Sahudin Kutacane, Kamis (27/11).

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita, kegiatan ini didampingi langsung oleh Direktur RS, dr Bukhari SpOG, juga dihadiri Kepala Kejaksaan Aceh Tenggara, Fitrah SH, selaku Ketua tim TP4D Kejaksaan daerah itu.

Wakil Bupati Bukhari mengatakan dengan diresmikan dan beroperasinya ruang operasi yang telah dilengkapi Sistem Integrasi diharapkan pelayanan diberikan kepada masyarakat semakin maksimal. Hal itu dikarenakan pelayanan kesehatan masyarakat merupakan bagian dari pada visi dan misi pasangan Bupati Wakil Bupati, Raidin Pinim – Bukhari.

“Semoga pelayanan kesehatan khususnya dibidang operasi di terima masyarakat semakin maksimal kedepannya,” harap Wakil Bupati Bukhari.

Direktur RSU H Sahudin Kutacane, dr Bukhari SpOG, beroperasi dua ruangan operasi dengan sistem integrasi atau (SIRO) disambut baik para dokter bertugas dirumah sakit disini. Terutama kekhawatiran para dokter terhadap terjangkit bakteri maupun virus pasca operasi sudah bisa terminalisir.

“Adanya ruang operasi standar atau telah dilengkapi sistem integrasi juga menghemat konsumsi rumah sakit terhadap pemberian obat antibiotik pada pasien,” tuturnya.

Kepala Kejaksaan Aceh Tenggara, Fitrah SH, selaku Ketua tim pengawal proyek tersebut mengatakan, besar pagu proyek ruang operasi RSU H Sahudin Kutacane Rp7.450.261.500.

“Alhamdulillah pengerjaan proyek tepat waktu dan sudah dapat difungsikan dan tanpa ada kekeliruan,” katanya, seraya menambahkan pihaknya kalau diminta oleh pihak Pemda setempat selalu siap utuk mengawal proyek dikerjakan didaerah ini.

Selain itu, peresmian juga di lakukan terhadap proyek pembangunan Incenerator dengan nilai proyek Rp1,496.500.000. Proyek ini juga bersunber APBK Aceh Tenggara 2019. (val/bai)