Pemuda: Penimbunan Lapangan Bola Belum Rampung

Tumpukan tanah: Tumpukan tanah untuk penimbunan lapangan bola yang belum diratakan oleh pihak rekanan. Rakyat Aceh/rahmat.

BLANGPIDIE (RA) – Progres pembangunan lapangan sepak bola di Desa Alue Rambot, Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Abdya bergerak lamban. Padahal, pembangunan yang menggunakan Dana Daerah tahun 2019 ini sudah belasan hari dilakukan penimbunan oleh pihak rekanan.

Lambannya pembangunan itu membuat warga dan pemuda di kampung tersebut mengeluh. Lapangan sepakbola yang sedianya sudah bisa digunakan namun belum kunjung rampung.

Seorang warga yang juga tokoh pemuda di Desa tersebut Syahidan kepada Rakyat Aceh Selasa (3/12) mengatakan, pembangunan lapangan sepakbola itu telah berlangsung lama dilakukan penimbunannya.

“Seharusnya jangan dibiarkan lama tumpukan tanah timbunan di lapangan itu oleh kontraktor, karena ini kan musim hujan harus diratakan terus supaya tanah itu padat dengan sendirinya ditimpa hujan, dan cepat tumbuh rumbut,” katanya.

Ironisnya, proyek yang menelan angka seratus juta lebih itu sejak awal pengerjaan hingga kini tak ada pemasangan papan nama. “Kita tidak tau jumlah anggaran penimbunan itu berapa, karena tidak ada papan nama,” sebutnya.

Dia berharap, pembangunan lapangan sepakbola dikampungnya itu segera dirampungkan. Pasalnya, pemuda dan pecinta sepakbola ingin menggunakannya.

“Kami selaku pemuda sekligus pemain bola berharap kepada kontraktor pemegang proyek itu segera diratakan tumpukan tanah dilapangan itu, karena selain cepat padat, kami-pun ingin menggunakan untuk main bola,” harapnya.

Terpisah, pihak rekanan yang dihubungi Rakyat Aceh, Marta Dinata mengakui, akan mengupayakan untuk segera membenahi lapangan tersebut. “Ya, kita usahakan secepatnya selesai, namun mengingat alat berat jenis gleder atau bulldozer masih digunakan di lapangan (lokasi lain) sehingga kita masih menunggu, tapi tetap kita usahakan secepatnya, mungkin besok sudah kita turunkan alat berat tersebut,” singkatnya. (mag-80/adi).