Dewan Partai Aceh Serap Aspirasi Masyarakat Dapil

DENI SARTIKA/RAKYAT ACEH Anggota DPRK Aceh Barat, Muhammad MT, tampung permintaan rakyat melalui Rises, Desa Peunaga Cut Ujong, Kecamatan Meureubo, Jumat (6/12) petang.

MEULABOH (RA) – Serap aspirasi atau Rises, seorang anggota DPRK Aceh Barat diserbu beragam permintaan pembangunan. Selain dana aspirasi, Legislator ini juga mengandalkan anggaran pemerintahan dan perusahaan tambang untuk atasi masalah rakyat.

“Silahkan sampaikan apa saja kebutuhan yang paling mendesak di desa masing-masing. Tapi yang paling mendesak ya,” pinta anggota DPRK Aceh Barat, Muhammad MT, di hadapan ratusan masyarakat menghadiri acara Rises, Desa Peunaga Cut Ujong, Kecamatan Meureubo, Jumat (6/12) petang.

Ia mengaku akan menindaklanjuti seluruh permintaan yang disampaikan oleh masyarakat daerah pemilihannya (Dapil). Terutama program bersifat urgensi dan berkaitan dengan khalayak ramai.

“Apa saja yang berkaitan dengan kebutuhan orang banyak, tetap akan saya perjuangkan, jika tak ada program di instansi-instansi, akan saya tampung dari dana Aspirasi dan perusahaan tambang,” ucapnya.

Anggota DPRK Muhammad MT yang akrab di sapa Matu ini, merincikan catatannya tentang sejumlah permintaan masyarakat dari 26 desa dalam Kecamatan Meureubo.

Detilnya, seperti pembukaan jalan akses desa pelosok Bukit Jaya, irigasi Desa Paya Baroh, pembangunan drainase daerah kawasan pesisir untuk mengatasi banjir, bantuan modal usaha, hingga desakan prioritas warga lokal sebagai pekerja PT. Mifa Bersaudara.

Ia mengaku tak seluruh permintaan masyarakat dapat tertampung melalui program Pemda, namun ia mengaku tetap akan mencari solusi. “Kan ada permintaan ibu-ibu tentang program ekonomi rakyat dari perusahaan, saya akan sampaikan ini ke perusahaan,” jawabnya.

Namun ia menyarankan, bagi program peningkatan ekonomi masyarakat yang berdomisili berdekatan dengan perusahaan tambang, harus membentuk kelompok kerja sesuai potensi kampungnya, tuangkan dalam sebuah pengajuan profosal.

“In Sya Allah akan ditampung oleh perusahaan, karena mereka ada program kerja ini,” jelas anggota Dewan dari Fraksi Partai Aceh ini.

Ratusan masyarakat hadir, merupakan perwakilan dari 26 gampong dalam Kecamatan Meureubo. Mayoritas permintaan menjadi aspirasi, disampaikan kalangan ibu-ibu. (den)