Kelompok Keluarga Miskin Peroleh Bantuan Usaha

SERAHKAN BANTUAN ; Wakil Bupati Pidie Jaya, Said Mulyadi menyerahkan barang dan peralatan pendukung usaha ekonomi kepada 60 kelompok keluarga miskin daerah itu, Senin (9/12). IHKSAN/RAKYAT ACEH

MEUREUDU (RA) – Sebanyak 60 kelompok usaha keluarga miskin di Pidie Jaya mendapatkan bantuan pendukung berupa barang dan peralatan usaha dari Pemerintah Kabupaten setempat. Jumlah bantuan itu bernilai Rp1,1 miliar bersumber APBK 2019.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Wakil Bupati Pidie Jaya, Said Mulyadi, di Gedung Tgk Chik Pante Geulima, Kantor Dinas Sosial, Senin (9/12).

Adapun jumlah warga miskin yang tergabung dalam kelompok penerima bantuan pendukung usaha tersebut sebanyak 600 orang. Dengan adanya bantuan itu, diharapkan perekonomian keluarga miskin yang telah mengajukan permohonan dan mendapatkan bantuan usaha terjadi peningkatan.

” Kami berharap, masyarakat yang telah mendapatkan bantuan ini dapat mempergunakannya untuk kepentingan usaha demi terjadinya peningkatan perekonomian keluarga,” ujar wakil bupati kepada Rakyat Aceh, Selasa (10/12).

Sementara Kadinsos Pidie Jaya, Cut Aminah mengatakan bantuan kepada kelompok keluarga miskin tersebut diserahkan berdasarkan proposal yang diajukan oleh kelompok masyarakat yang membutuhkan sentuhan tangan pemerintah.

Dari banyak proposal yang masuk kata dia, setelah dilakukan verifikasi ke lapangan, tinggal hanya sebanyak 60 kelompok yang berhak mendapatkan bantuan pendukung usaha keluarga.

“Proposal yang masuk banyak. Cuma setelah diverifilasi yang layak dibantu sebanyak 60 kelompok usaha keluarga,” kata Cut Aminah.

Dijelaskan, setiap kelompok usaha yang mendapat bantuan tersebut beranggotakan sebanyak 10 orang, dan bantuan yang diberilan dalam bentuk barang tidak diberikan uang. Barang-barang yang diberikan tersebut diadakan melalui pihak ketiga setelah dilakukan tender.

“Kita lakukan pembinaan dan kita awasi barang yang sudah kita serahkan digunakan semana mestinya, dan kita harapkan dengan adanya bantuan tersebut akan terjadinpemberdayaan di masyarakat,” tambahnya.

Adapun kelompok yang mendapat bantuan pendukung yaitu dari usaha menjahit (21 kelompok) sebesar Rp 406. 329.000, usaha jualan kios (13 kelompok) Rp 243.220.000, usaha home industri kue (18 kelompok) dengan besaran dana Rp 336.837.600.

Selanjutnya usaha pertanian bawang merah (satu kelompok) mendapat bantuan senilai Rp 18.645.000, usaha bengkel las (satu kelompok) sebesar Rp 18.339.200, dan untul kelompok anyaman tikar (6 kelompok) mendapat bantuan dengan total dana Rp 113. 619.000. (san/slm)