Kegiatan bimbingan PPK yang berintegrasi SPAB di Pidie Jaya, Rabu (11/12). IKHSAN/RAKYAT ACEH

MEUREUDU (RA) – Kepala Dinas Pendididikan (Kadisdik) Pidie Jaya, Saiful, M.Pd
menyebutkan, saat ini telah banyak nilai-nilai luhur masyarakat Aceh telah bergeser dari karakter dan budaya masyarkat yang sudah terbentuk sejak ratusan tahun lalu secara baik.

Oleh karenanya, perlu ditanamkan kembali pendidikan karakter yang merupakan hal penting yang perlu dilakukan dalam upaya membentuk moral bangsa. Pernyataan tersebut disampaikan Saiful pada kegiatan bimbingan Teknis Pengimbasan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang integrasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), Rabu (11/12).

Kegiatan ini diikuti 40 orang kepala sekolah dan pengawas dalam Kabupaten Pidie Jaya, berlangsung selama lima hari sejak 9 hingga 13 Desember 2019.

Kegiatan yang diikuti oleh 40 pengawas sekolah dan kepala sekolah terssbut dipandu oleh dua orang Fasilitator Daerah (Fasda) yang telah dibimbing sebelumnya dan dinyatakan lulus. Selain dua orang Fasda kegiatan itu juga dipandu oleh Fasnas yaitu, Dra. Evita Adnan, M.Psi selaku sebagai penjaminan bahwa mutu bimtek telah sesuai dengan arah.

“Urgensi penguatan karakter bangsa melalui budi pekerti dan pembangunan karakter peserta didik sangat penting karena gerakan penguatan karakter adalah fondasi dan ruh utama pendidikan,” ujar Sabura Su’ud, Perwakilan Kemendikbud RI yang hadir dalam kegiatan itu. (san/slm)