DPR Asal Aceh Minta Pemerintah Tunda Beli Pesawat

Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil, menilai Presiden Jokowi telah keliru dalam kaitannya memberikan hukuman mati bagi koruptor jika ada usulan dari masyarakat. (Muhamad Ridwan/JawaPos.com)

Rakyat Aceh – Anggota DPR RI asal Aceh M Nasir Djamil mengharapkan agar program pembangunan di Aceh harus memperhatikan aspirasi masyarakat dan mendapat persetujuan dari lembaga legislatif setempat.

Hal itu disampaikannya menyusul pro dan kontra pembelian empat unit pesawat oleh Pemerintah Aceh. Jika pembelian pesawat itu masih menuai polemik dan dikuatirkan berpotensi memunculkan potensi korupsi, politisi asal PKS itu meminta agar rencana pembelian pesawat ditunda.

Penundaan itu dimaksud untuk memberikan kesempatan kepada Pemerintah Aceh untuk menjelaskan skema pemanfaatan dan dampaknya terhadap pariwisata dan pertumbuhan ekonomi Aceh.

“Jika tidak ada skema ekonomi yang detail, sulit diyakini bahwa kehadiran pesawat itu akan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan dunia pariwisata Aceh.” Ujar Nasir Djamil, melalui siaran pers diterima harianrakyataceh.com, Sabtu (14/12).

Karena itu Nasir Djamil meminta agar rencana pembelian pesawat ditunda dan dijadwal ulang pengadaannya.

Agar lebih dipercaya, saya menyarankan kepada Plt Gubernur Aceh untuk mengundang semua pemangku kepentingan yang terkait sektor ekonomi dan pariwisata.

“Dalam pertemuan itu kita minta Pak Nova sampaikan secara trasnparan hitung-hitungan yang menguntungkan Aceh secara ekonomis dan menunjang wisata kita jika pesawat itu kita miliki. Jangan sampai pembelian pesawat itu lebih didominasi karena ada pemburu rente yang ingin mendapat keuntungan pribadi dan kelompoknya,” ujar Nasir Djamil. (ra)