Gangguan Jiwa,  Seorang Pemuda Tebas Leher Ibuk Kandungnya Hingga Tewas

Caption photo : Tersangka pembunuhan ibu kandung,Asiamin, Sabtu (21/12,) Sumber photo : For Rakyat Aceh

TAPAKTUAN (RA) – Nur Cahaya (75), warga Gampong Simpang Empat, Kecamatan Kluet Utara, Aceh Selatan dikabarkan dianiaya oleh anak kandung nya dengan menggunakan parang hingga mengalami luka robek di bagian wajah, telinga, hidung dan tangan.

Adapun peristiwa tragis itu terjadi di rumahnya sendiri, Sabtu (21/12) sekira pukul 06.00 WIB, sehingga  membuat masyarakat Kluet Raya heboh dengan kejadian tersebut. Kabar itupun tersebar begitu cepat.

Keuchik Gampong Simpang Empat Safruddin yang dihubungi wartawan, Sabtu (21/12/2019) mengatakan Asiamin bin Tgk Mak Udin penganiaya ibu kandung diketahui mengalami sakit jiwa (gila). Dia sudah pernah dirawat di RSJ Banda Aceh.

Menurut keterangan Keuchik Gampong ini, Asiamin (40) sudah memiliki 2 orang anak, karena sudah berpisah dengan isteri selama 8 tahun, ia memilih tinggal bersama orang tuanya di Dusun Harapan Jaya.

“Satu orang anak bersama isterinya dan satu orang lagi tinggal bersama saudaranya,” sebut Safruddin.

Keuchik  juga mengatakan bahwa Nur Cahaya yang sudah lama meninggal suaminya selama ini tinggal bersama 2 orang anak kandungnya.

“Yang satu waras dan yang satu gila,” katanya.

Akibat dari kejadian itu, setelah dilarikan ke Puskesmas Kota Fajar pagi tadi, Nur Cahaya langsung dirujuk ke RSUD dr Yuliddin Away di Tapaktuan hingga pada pukul 16.30 WIB dikabarkan sudah meninggal dunia.

Sementara Kapolsek Kluet Utara Iptu Margiyono Minggu, (22) kepada wartawan mengatakan bahwa pelaku saat ini sudah di amankan di Polsek Kluet Utara untuk selanjutnya di bawa kerumah Sakit Jiwa karna kondisi tersangka tidak waras.

” Pelaku pembunuhan sudah kita amankan di Polsek, besok akan kita bawa kerumah sakit jiwa,” ungkapnya.

Mengenai hukuman yang sesuai dengan Undang Udang KUHP itu tidak bisa diproses dengan hukum tapi dibawa lagi ke Rumah Sakit Jiwa.

” Sesuai dengan pasal 4 KHUP karna yang bersangkutan gila tidak dapat di pidana,” tutup Kapolsek. (Yat).

Caption photo : Tersangka pembunuhan ibu kandung,Asiamin, Sabtu (21/12,)

Sumber photo : For Rakyat Aceh