Dua Warga Tewas Ditabrak Hiace Satu Kritis

Honda matic yang terlibat kecalakaan maut, ringsek berat yang dihantam mopen hiace, Kamis (26/12). IKHSAN/RAKYAT ACEH

SIGLI (RA) – Dua orang meninggal dunia dan satu lainnya kritis, setelah ditabrak mobil penumpang (mopen) umum dalam kecelakaan lalu lintas, di jalan Banda Aceh Medan tepatnya di Gampong Seupeng, Kecamatan Peukan Baro Pidie, Kamis (26/12).

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 10.30 WIB tersebut melibatkan tiga kendaraan sekaligus, dua diantaranya kendaraan roda dua bernomor polisi BL 6870 PV dan BL 6625 PAR. sedangkan mopen umum adalah jenis Hiace bernomor polisi BL 7546 JH.

Kecelakaan maut yang merenggut dua nyawa warga Kabupaten Pidie itu terjadi tatkala mopen hiace yang melaju dari arah Banda Aceh sesampai di tempat kejadian perkara pertama sekali menabrak kendaraan roda dua jenis Supra Fit BL 6870 PV, Musliadi (35) warga Gampong Seureuweuk Uteu, Kecamatan Pidie yang menyebarang jalan.

Mopen yang berangkat dari Banda Aceh menuju Lhokseumawe pada pukul 07.00 WIB pagi itu kemudian hilang kendali dan mengambil jalur sebelahkan. Lantas menabrak Honda Beat BL 6625 PAR yang dikendarai M Ali (55) berboncengan dengan anaknya Nisa Azahra (17) warga Pante Siren, Kecamatan Titeu.

Akibat dari tabrakan maut itu, Musliadi yang diketahui berprofesi sebagai pedangang ikan keliling langsung terjatuh bersamaan dengan kendaraannya. Begitu juga dengan pengendara sepeda motor jenis matic.

“Ketiga korban yang menggunakan sepeda motor langsung dievakuasi ke rumah sakit umum Sigli, dengan luka yang dialami cukup serius. Dan kendaraannya ringgsek berat,” ujar saksi mata yang merupakan warga setempat, Yusilo.

Kasal lantas Polres Pidie, APK Hendra Marlan mengatakan kecelakaan tersebut mengakibatkan pengendara Supra Fit, Musliadi (35) warga Gampong Sereueweuk Utue, Kecamatan Pidie meninggal dunia sesampai dirumah sakit.

Sedangkan pengendara Honda Beat, M Ali setelah sempat kritis, nyawa juga tak tertolong, setelah mendapat perawatan medis di RSUD Tgk Chik Ditiro, Sigli. Sementara anaknya, Nisa Azahra harus di rujuk ke RSUZA Banda Aceh karena luka yang dialami dibagian kepala cukup serius.

Baca Juga...  Brimob Polda Aceh Gandeng LDII Gelar Vaksinasi COVID-19

“Ketiga kendaraan yang terlibat kecelakaan kini sudah kita evakuasi ke Mapolres Pidie untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” kata Hendra Marlan. (san/bai)