Banda Aceh (RA) Masyarakat Aceh Barat Daya (Abdya) yang berada di ibukota provinsi Aceh harus kompak dan tidak boleh bercerai-berai. Diperlukan database agar seluruh warga ‘breuh sigupai” teridentifikasi.

Walau masih ada diluar atau belum terdata maka tugas pengurus menyampaikan kepada presidium untuk dimasukkan dalam data base.

‘Ini sebagai bentuk kepedulian bagi pengurus bahwa mereka juga merupakan warga kita yang wajib diperhatikan’, ujar ketua presidium Maimun Habsyah kemarin.

Sebagaimana organisasi kepengurusan lain yang mengatasnamakanme lembaga daerah non komersil dan khusus bergeraj di bidang sosial dan kemasyarakatan perlu kebersamaan dan kepedulian terhadap warga khususnya se daerah.

Disebutkan, jumlah warga Abdya di provinsi sangat signifikan sekitar 5000 – 6000 jiwa baik di Banda Aceh dan Aceh Besar sekitarnya dengan berbagai profesi.

Rencana Maulid

Salah seorang anggota presidium Fadly Ali mengatakan warga Abdya di Banda Aceh rencananya menggelar maulid pada awal Januari 2020 di Anjong Abdya Taman Safiatuddin Lamprit Banda Aceh.

‘Insya Allah acara maulid akbar nanti akan mengundang seluruh warga Abdya yang ada di Banda Aceh, Aceh Besar dan sekitarnya’, ujar Fadli.

Acara kemarin selain membahas maulid juga rapat pengurus baru Ikamabdya, yang dihadiri seluruh perwakilan dan para sesepuh masyarakat serta pemuda dan mahasiswa dan kaum perempuan.

‘Mudah-mudahan kepengurusan Ikamabdya periode 2019 – 2024 lebih berkembang lagi dalam mengakomodir warga Abdya di Banda Aceh”, sebut sekretaris Iswandi Razali.

Hilangkan Prasangka Negatif

Pada kesempatan itu sesepuh Ikamabdya Mayjen Hafil Fuddin sedikit memberikan tausiah bahwa perlunya aura positif dalam berorganisasi untuk memajukan daerah yang kita cintai bersama.

Mari kita dukung pemerintah daerah kita agar peluang meningkatkan kemakmuran masyarakat Abdya lebih baik. Bukan saling menjelekkan sehingga terus berkonflik. Ini ada yang setuju atau tidak setuju pembangunan daerah kita.

‘Saya sangat berterima kasih atas perhatian dari sesepuh dan masyarakat Abdya yang telah memberikan apresiasinya buat saya pribadi sebagai warga Abdya’, demikian kata mantan Pangdam IM tersebut. (imj)