Kesadaran Masyarakat Rendah

Ketua RAPI Pidie Jaya, Husni, yang juga Kepala Puskesmas Bandar Baru, mengangkat sampah saat aksi bersih-bersih digelar komunitas Pijay Gleh di kide Ulim, Pidie Jaya, Minggu (29/12). AMRIZAL/RAKYAT ACEH

ULIM (RA)- Komunitas “Pijay Gleeh” (Pidie Jaya Bersih) kembali melakukan aksi bersih-bersih di Kide Ulim, Pidie Jaya, Minggu (29/12).

Kegiatan bersih-bersih dimaksud berlangsung sekitar 2 jam, dimana titik lokasinya yaitu di masjid kecamatan dan pusat pasar Kecamatan Ulim.

Koordinator Pijay Gleh, Fazli Husin menyebutkan, ada sekitar 50 orang relawan dari organisasi sosial yang ada di Kabupaten Pidie Jaya ikut terlibat pada kegiatan tersebut, diantaranya RAPI, PMI.

Dikatakan Fazli Husin, kegiatan tersebut juga didukung oleh aparat TNI dari Koramil Kecamatan Ulim dan aparat Polsek Kecamatan Ulim.

Sementara pada aksi kali ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pidie Jaya juga ikut memberikan dukungan dengan mengirimkan 2 unit truk sampah.

“Aksi gotong royong hari ini tidak begitu banyak sampah yang berhasil kita kumpulkan, karena rendahnya animo masyarakat.

Pada dasarnya tujuan dari Komunitas Pijay Gleeh selain melakukan aksi bersih-bersih kami juga melakukan sosialisasi, karena rendahnya tingkat kehadiran warga, sosialisasi tidak jadi kami lakukan,” kata Fazli Husin.

Sementara Ketua Radio Antar Penduduk (RAPI) Kabupaten Pidie Jaya, Husni mengatakan, dalam rangka menyadarkan masyarakat untuk Pijay bebas sampah yang digerakkan oleh komunitas Pijay Gleeh, itu merupakan sebuah tindakan yang sangat bermanfaat, dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Jika Pidie Jaya sudah bebas sampah, ini bisa kita jadikan Icon Pijay kedepan, kami dari pengurus dan anggota RAPI Pijay sangat mendukung dan siap untuk selalu ikut bergabung dalam setiap aktifitas komunitas Pijay Gleeh, mudah-mudahan masyarakat Pijay sadar atas dampak bersih lingkungan dan ikut bersama-sama dalam setiap kegiatan,” ungkap Husni, juga Kepala Puskesmas Kecamatan Bandar Baru. (amz/bai)

Baca Juga...  Erosi DAS Krueng Langsa Ancam Rumah Warga