Kematian Gajah Akibat Kelalaian BKSDA Aceh

Rakyat Aceh

Calang (RA) – Terkait kematian Gajah Forum Keucik Pasie Raya, menilai BKPSDA kurang tanggap terkait perusakan lahan pertanian warga sejak 2006 hingga berakhir saat ini di Gampong Tuwie Priya Kecamatan Pasie Raya, Sabtu (4/2).Malam .

Sebelumnya lima ekor gajah mati berhasil ditemukan setelah dilakukan proses pencarian ditemukan dalam bentuk kerangka diduga tersengat arus listrik.

‚Äúselama ini saat lahan warga dirusak oleh kawanan gajah Pemerintah Aceh tidak pernah malakukan ganti rugi terhadap petani”.dalam hal ini, kami sangat berharap kepada Pemerintah Aceh untuk memberi keringanan jika harus di proses, Kata Sekretaris Forum Keucik Pasie Raya,Syarkawi

Syarkawi Menambahkan, maka jika, nantinya permintaan ini tidak diindahkan maka kami akan menuntun kerugian masyarakat akibat di obrak abrik oleh kawanan gajah, menurut saya ini kelemahan dari BKSD dalam upaya pencegahan dikala masyarakat sedang menderita gangguan gajah.

Upaya penanganan kasus Gajah di Tuwie Priya Kami meminta adanya kebijakan dari pemerintah untuk mendapatkan pertimbangan yang adil, apa bila keinginan masyarakat tidak dipertimbangkan maka kita khawatir akan terjadi Aksi Membela petani yang di rusak olah gajah siapa yg bertanggung jawab, Tutup Syarkawi

Sementara Bupati Aceh Jaya,. Drs H.T Irfan TB, kepada Rakyat Aceh, menghimbau, kepada seluruh warga untuk tidak memasang kontak babi, bertujuan agar kedepan hal-hal yang tidak di inginkan tidak terulang kembali.

Tentu kami sangat berharap kepada BKSDA Aceh, kedepan jika adanya gangguan gajah, dapat menangani dengan serius dengan dengan harapan satwa yang dilindungi tersebut tidak menggangu tanaman warga (say)

Baca Juga...  Berkunjung ke Subulussalam, Kapolda Aceh : Sebelum Divaksin, Anaknya Pastikan Makan Dulu