Mahasiswa dan Muspida Tanam 3.000 Mangrove

Mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Langsa sedang melakukan penanaman bibit mangrove, Minggu (5/1). BAHTIAR HUSIN/RAKYAT ACEH

LANGSA (RA) – Sebagai tindak lanjut dari materi kuliah teori Fiqh Al Bi’ah (Fiqih Lingkungan), mahasiswa Fakultas Syariah Isntitut Agama Islam Negeri (IAIN) Zawiyah Cot Kala Langsa bersama Muspida Kota Langsa, melakukan penanaman 3.000 bibit mangrove di kawasan Gampong Sungai Pauh, Kecamatan Langsa Barat, Minggu (5/1).

Dosen kuliah Fiqh Al Bi’ah, Zubir MA kepada Rakyat Aceh mengatakan, penanaman pohon ini merupakan salah satu hokum menjaga kelangsungan lingkungan. Melihat kondisi perkembangan peradaban saat ini, maka diperlukan campur tangan manusia untuk menjaga dan merawat keseimbangan lingkungan.

“Salah satu implementasi peran manusia dalam teori fiqih lingkungan adalah dengan aksi penanaman yang dilakukan hari ini. Kita melibatkan mahasiswa secara langsung untuk melakukan penanaman bibit mangrove, agar mereka dapat memahami hakikat dari hokum lingkungan itu sendiri dan berinteraksi langsung dengan lingkungan,” sebut Zubir.

ambahnya, aplikasi teori Fiqih Bi’ah berupa penanaman bibit mangrove di Gampong Sungai Pauh ini juga mendapatkan dukungan dari Muspida Kota Langsa, yaitu Pemerintah Kota Langsa dan Polres Langsa.

Atas dukungan ini, dirinya menyampaikan terima kasih dan berharap aktualisasi fiqih Bi’ah ini menjadi sebuah kesinambungan untuk menjaga ekosistem di pesisir timur pantai Aceh.

Sementara itu Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan IAIN Langsa, Dr. H. Muhammad Suhaili Sufyan, MA menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah ikut dalam melestarikan lingkungan hidup.

“Fiqh Bi’ah ini sesuai dengan visi IAIN Langsa yang Rahmatan Lil Alamin, disini jelas bahwa IAIN Langsa tidak hanya peduli pada pembentukan karakter mahasiswa, namun juga hadir untuk merawat dan melestarikan lingkungan hidup, dan ini juga selaras dengan visi Pemko Langsa tentunya,” sebut Suhaili.

Tambahnya, kuliah fiqh bi’ah di Fakultas Syariah bukan hanya sekedar teori dalam pembelajaran seremonial dan aktualisasi fiqh bi’ah semata.

Namun lebih dari itu aplikasi nyata dengan melakukan tindakan menjaga lingkungan secara nyata lewat aksi penanaman pohon menjadi tuntutan untuk memberikan manfaat bagi makhluk hidup lainnya.

Hadir dalam aksi penanaman 3.000 bibit mangrove bersama mahasiswa IAIN Langsa ini yaitu Kapolres Langsa AKBP Andy Hermawan, SIK, M. SC beserta jajarannya. Wakil Walikota Langsa Dr. H. Marzuki Hamid, MM beserta jajarannya, dan sivitas akademika IAIN Langsa. (dai/bai)