Ribuan Stiker Bantuan Pangan Non Tunai Ditempel ke Rumah KPM

Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf, menempelkan stiker didepan rumah penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Jamuan, Kecamatan Banda Baro, Aceh Utara, Selasa (14/1). ARMIADI/RAKYAT ACEH.

ACEH UTARA (RA) – Sebanyak 4.000 stiker Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) mulai ditempelkan kerumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Aceh Utara. Secara simbolis Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf, bersama Dinas Sosial setempat menempelkan stiker BPNT tersebut di dinding rumah pada Selasa (14/1).

Lokasi yang dipilih yakni di Gampong Cibrek, Kecamatan Syamtralira Aron dan Gampong Jamuan Kecamatan Banda Baro, Aceh Utara. Stiker itu ditempelkan ke rumah KPM sesuai dengan Intruksi Kementrian Sosial Republik Indonesia No 1902/5/HK05-2/05/2019 Tanggal 9 Mei 2019 Tentang Pemasangan Daftar Nama KPM Bantuan Sosial Ditempat Umum serta pemasangan stiker/cat label pada rumah KPM PKH dan BPNT.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Aceh Utara, Zulkaraini melalui Kabid Bantuan dan Jaminan Sosial, Mirodiatun Resi Nuriyati, mengatakan, dengan ditempelkan stiker itu maka dapat diketahui rumah penerima bantuan.

“Ini hanya sebagai tanda pengenal rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) secara sah. Baik itu BPNT, PKH, KUBE, UEP maupun penerima Rumah Tidak Layak Huni (RTLH),”ucapnya, seraya menambahkan, penerima bantuan sosial yang ditempelkan stiker BPNT di depan rumah adalah dari keluarga miskin.

Namun, kata dia, jika ada keluarga yang tidak mau ditempelkan stiker tersebut di rumahnya maka secara otomatis dianggap keluar sebagai penerima BPNT dan bantuan sosial lainya. “Kalau selama ini ada keluarga mampu menerima bantuan sosial pemerintah, padahal bantuan itu dikhususkan kepada keluarga kurang mampu sehingga sadar dan mengundurkan diri,”ungkapnya.

Selain itu, lanjut dia, di Aceh Utara Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebanyak 54.333 keluarga dari total 54.581 KPM. Yakni 37.245 KPM PKH dan 17.088 KPM murni. Sedangkan, untuk penempelan stiker BPNT akan dilakukan 27 kecamatan di Aceh Utara sesuai dengan jumlah penerima bantuan sosial tersebut. (arm/msi)