Heboh Gajah Masuk Halaman Sekolah Dasar

Seekor gajah berada di pekarangan SDN Dirgantara Kampung Negeri Antara Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah Kamis (16/1). (for rakyat aceh)

REDELONG (RA) – SDN Dirgantara Km 38, Kampung Negeri Antara Kecamatan Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah, dihebohkan dengan masuknya seekor gajah ke pekarangan sekolah, Kamis (16/1) pagi.

Kedatangan gajah ini membuat orang tua murid khawatir dan mengajak anaknya untuk kembali pulang. Namun sebagian warga malah mengabadikan dan segera menyebarkannya ke media social.

Dalam video beredar di media sosial, gajah menjadi tontonan warga dan anak-anak. Meskipun jarak yang terlalu dekat, namun gajah seolah-olah tidak menghiraukan dan terus menyantap tanaman di halaman sekolah.

Kepala SD Dirgantara, Yusni SPd kepada Rakyat Aceh melalui via selular menegaskan, proses belajar mengajar di sekolah tetap berjalan seperti biasa dan tidak liburkan,
Sebagian besar siswa sebelumnya sudah datang ke sekolah dijemput kembali oleh walinya karena khawatir akan terjadi sesuatu.

“Dalam kondisi bahaya, kita memakluminya, tidak kita paksakan anak-anak untuk tetap berada di sekolah, kalaupun mereka dijemput walinya kita mempersilahkan untuk pulang” ungkapnya.

Disebutknya, gajah masuk ke perkarangan sekolah pada pukul 07.00 Wib, namun sekira pukul 09.30 WIB, hewan dilindungi itu sudah meninggalkan lokasi sekolah.

“Tadi pagi, awalnya para dewan guru berencana mau meliburkan sementara, tetapi setelah kita lihat gajah itu meninggalkan perkarangan sekolah dan tidak menggangu, sehingga dewan guru tidak jadi meliburkan sekolah,” ungkpanya.

Reje Kampung Negeri Antara, Riskanadi saat dikonformasi Rakyat Aceh membenarkan adanya terror gajah memasuki pekarangan sekolah SDN Negeri Antara sekira pukul 07.00 Wib.

“Pada saat kejadian, sejumlah anak-anak sudah berada di sekolah, namun karena khawatir, banyak anak dijemput orang tuanya,” ungkap Riskanadi.

Disebutkanya, tidak ada kerusakan terhadap fasilitas sekolah dan gajah liar tersebut saat ini juga sudah bergeser ke seberang jalan, diperkirakan berjarak lebih kurang sekitar 100 meter dari sekolah tersebut.

Menurutnya, gajah tersebut diperkirakan memiliki kawanan saat ini masih berada di beberapa titik. Gajah masuk ke pekarangan sekolah merupakan gajah jantan tidak memiliki gading.

“Gajah liar berukuran besar tersebut merupakan gajah paling ditakuti di Bener Meriah, sebab memiliki belalai lebih panjang serta berukuran besar, sebelumnya juga membunuh gajah jinak yang ada disini” jelasnya.

Ia menambahkan, gajah sudah berada di Kampung Negeri Antara sejak sebulan lalu dan diperkirakan jumlahnya saat ini mencapai 30 ekor yang berada di beberapa titik, seperti di Dusun Mekar Jaya, Dusun Mandiri, dan Dusun Nustara.

“Hingga saat ini masyarakat masih belum berani pergi ke kebun. Untuk penanganan sementara sudah dilakukan penggalian bariel atau parit dari Pemerintah Daerah dan Pemerintah Provinsi. Namun saat ini sudah libur akibat tidak tersedianya anggaran untuk oprasional,” ungkapnya.

Saat ini katanya BPD Bener Meriah sudah membuat bariel sekitar 1000 meter sementara yang dari provinsi baru sekitar 50 meter. ”Peralatan dari provinsi juga sudah ditarik atau dibawa pulang,” katanya. (uri/min)