2020, Simeulue Dapat Dana APBA Rp 400 miliar

Bupati Simeulue Erly Hasim

SIMEULUE (RA) – Pemerintah Provinsi Aceh, alokasikan dan gelontorkan anggaran untuk Kabupaten Simeulue melalui dana APBA tahun 2020, sekitar Rp 400 miliar.

Sejumlah mata anggaran yang digelontorkan itu, yang terbesar Rp 165 miliar untuk pembangunan peningkatan ruas jalan Nasreuhe? – Lewak Kecamatan Selang, Alafan tembus Sibigo, Kecamatan Simeulue Barat.

Selanjutnya alokasi anggaran sebesar Rp 83.050.000.000, diperuntukan untuk pembangunan peningkatan ruas jalan Sinabang, Kecamatan Simeulue Timur, Teluk Dalam hingga Sibigo, Kecamatan Simeulue Barat.

Pembangunan irigasi Sigulai, Kecamatan Simeulue Barat, sebesar Rp 48 miliar. Pembangunan kebutuhan fasilitasn sarana prasana di Transmigrasi di Kecamatan Teupah Selatan Rp 32 miliar serta lanjutan pembangungan Stadion Olahraga Kabupaten Simeulue, juga dialokasikan Rp 6 miliar.

Selain alokasi anggaran APBA tahun 2020 itu, juga SKPK yang ada lingkungan Pemerintahaan Kabupaten Simeulue, juga mendapat bagian, sehingga ditotalkan sekitar Rp 400 juta.

Hal iini dijelaskan Bupati Erly Hasim, kepada Harian Rakyat Aceh, Minggu (19/1).
“Alhamdulillah, Pemerintah Aceh telah alokasikan APBA tahun 2020, sekitar Rp 400 miliar kepada Kabupaten.

Yang terbesar dananya pembangunan peningkatan ruas jalan Nasreuhe? – Lewak – Sibigo. Pembangunan jalan Sinabang – Sibigo. Pembangunan Irigasi. Pembangunan transmigrasi Tepsel dan pembangunan stadion olaharaga kita,” katanya.

Masih menurut dia, dengan telah disetujuinya ratusan miliar rupiah dana APBA tersebut, setiap SKPK ?terutama untuk pejabat SKPK yang baru dilantik dalam mutasi, Jumat (17/1), untuk segera dapat memacu kegiatan dan programnya, sehingga nantinya pelaksanaan kegiatan yang bersumber dari APBA itu tidak molor dan harus tepat waktu.

“Saya instruksikan kepada seluruh SKPK, terutama kepada pajabat yang baru dilantik kemarin itu, untuk segera memacu program kegiatannya, sehingga nantinya tidak ada kegiatan yang molor dan harus tepat waktu, serta perlu diingat dan harus diupayakan tidak terjadi ada adendum,” tegas Erly Hasim. (ahi/adi).