Teror Rumah Pegawai Pertanahan

Personel Brimob Kompi 3 Batalyon B Pelopor Aceh Tengah-Bener Meriah dan anggota Polsek Bandar berjaga-jaga di rumah milik Zulbahri, Kabid Survei dan Pengukuran pada Dinas Pertanahan Kabupaten Bener Meriah di Dusun Benara Kampung Pondok Baru, Kecamatan Bandar, Minggu (19/1).MASHURI/RAKYAT ACEH

Petasan Serupai Bom Melotop

REDELONG (RA) – Sebuah petasan yang dirakit menyerupai bom melotov teror rumah Zulbahri (50), Kabid Survei dan Pengukuran pada Dinas Pertanahan Kabupaten Bener Meriah di Dusun Benara Kampung Pondok Baru, Kecamatan Bandar, Minggu (19/1).

Akibatnya, sejumlah personel Brimob Kompi 3 Batalyon B Pelopor Aceh Tengah-Bener Meriah dan anggota Polsek Bandar terlihat berjaga-jaga di lokasi penemuan dugaan bom molotov tersebut.

Selanjutnya, sekitar pukul 14.00 WIB Tim Jibom Batalyon B Pelopor Jeulingke Lhokseumawe tiba di lokasi kejadian untuk mengamankan dan mengurai petasan yang berbentuk bom melotov tersebut.

Zulbahri, kepada Rakyat Acehk Minggu (19/1) menyampaikan bungkusan yang awalnya diduga bom tersebut ternyata petasan ditemukan istrinya Mus Indra Ningrum, saat menyiram bunga di halaman rumahnya pada kemarin sore.

“Istri saya saat itu sedang menyiram bunga dan menyapu halaman rumah dan melihat bungkusan plastik hitam seukuran odol pasta gigi. Dengan sumbu dan potongan obat nyamuk bakar yang diikat diujung sumbu,” ungkap Zulbahri.

Ia mengaku, sebelumnya sempat mendapat teror dari orang tidak dikenal (OTK) terkait pekerjaannya pada proyek pembangunan Bendungan Krueng Keureuto, Aceh Utara.

Hingga saat ini tim Jibom Batalyon B Pelopor Jeulingke Lhokseumawe dibantu personel Brimob Kompi 3 Batalyon B Pelopor Aceh Tengah-Bener Meriah dan anggota Polsek Bandar terlihat berjaga-jaga di lokasi kejadian. (uri)