Sosok Brigjen Pol Wahyu Widada, Kapolda Aceh yang Baru

0
Brigjen Pol Wahyu Widada. Foto ; tribratanews.gorontalo.polri.go.id/

BANDA ACEH (RA) – Kapolri Jenderal Pol Idham Azis kembali melakukan rotasi terhadap Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen). Dari salinan Surat Telegram Kapolri bernomor ST/385/II/KEP./2020 yang diterima redaksi, Senin malam (3/2) sebanyak 182 Pati dan Pamen dirotasi.

Dalam rotasi itu, beberapa Kapolda diganti. Misalnya, Kapolda Aceh Irjen Pol Rio Septianda Djambak dimutasi sebagai Kasespim Lemdiklat Polri. Posisinya digantikan oleh Brigjen Pol Wahyu Widada yang sebelumnya sebagai Kapolda Gorontalo.

Brigjen Pol Wahyu Widada lebih kurang baru tiga bulan menjabat sebagai Kapolda Gorontalo. Wahyu Widada lahir di Wonosari, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada 11 September 1969.

“Dari awal beliau (Brigjen Pol Drs. Wahyu Widada,M.Phil) menjabat, kita semua sudah memiliki firasat bahwa beliau tidak akan lama bertugas di Gorontalo, hal ini juga pernah disampaikan oleh Gubernur Rusli Habibie saat memberikan sambutan malam pengantar tugas Kapolda Gorontalo dari Irjen. Drs. rachmad Fudail MH kepada Brigjen Pol Drs. Wahyu Widada,M.Phil, awal bulan November 2019 lalu. Beliau memang banyak prestasi, dan beliau merupakan lulusan terbaik Akpol angkatan 91.

Beliau juga sebagai salah satu tim perumus Jenderal Polisi Drs. Idham Aziz Msi saat fit and proper test menjadi Kapolri, sehingga tidak heran jika, karier beliau moncer, dan saat ini beliau mendapat promosi jabatan bintang dua sebagai Kapolda Aceh yang merupakan Polda tipe A,” kata Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Wahyu Tri Cahyono,SIK sebagimana dikutip Rakyat Aceh dari tribratanews.gorontalo, Selasa (4/2).

Selanjutnya Kabid Humas Wahyu katakan, meski menduduki jabatan Kapolda Gorontalo selama kurang lebih 3(tiga) bulan, Brigjen Pol Drs. Wahyu Widada, M.Phil telah berhasil mengukir prestasi baik dibidang operasional, pembinaan maupun dalam pembangunan sarana dan prasarana kepolisian.

“Sejak beliau resmi menduduki jabatan sebagai Kapolda Gorontalo tepatnya tanggal 8 November 2019, beliau telah banyak memberikan kontribusi bagi organanisasi Polri khususnya Polda Gorontalo, antara lain dibidang operasional, bebrapa kali Polda Gorontalo beserta jajaran menggagalkan distribusi minuman keras Cap Tikus hingga lebih dari 25 Ton, begitu juga dengan Narkoba beberapa kali berhasil diungkap,selanjutnya persoalan panah wayer yang beberapa waktu lalu meresahkan warga kota juga berhasil diungkap pelakunya, termasuk penipuan penggelapan dana jamaah Umroh, dan masih banyak lagi prestasi dibidang operasional yang beliau ukir,”ujar Kabid Humas.

Kabid Humas Wahyu Tri Cahyono juga menambahkan di bidang pembinaan banyak ide brilian dari Kapolda Gorontalo yang berhasil dicetuskan diantaranya membangun zona integritas dengan mengusulkan tiga Satuan Kerja untuk mendapatkan predikat wilayah bebas korupsi, sebagai wujud komitmen beliau untuk mencegah korupsi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Beliau telah mengusulkan 3 Satker yakni Dit Lantas, Polres Gorontalo Kota dan Polres Pohuwato untuk mendapatkan predikat WBK, untuk mewujudkan hal ini nantinya akan dilaksanakan asistensi dan studi banding di wilayah lain, selain itu di bidang pembinaan beliau juga sudah secara resmi mengoperasionalkan Polres Gorontalo Utara untuk mendekatkan pelayanan masyarakat di wilayah kabupaten Gorontalo Utara, selain itu juga beliau membuat program rekruitmen proaktif guna menjaring bibit-bibit unggul guna direkrut menjadi anggota Polri dengan target bahwa tahun ini ada keterwakilan putra putri Gorontalo yang berhasil lolos dalam seleksi perwira Akpol , kemudian dibidang Sarana dan prasarana, tahun 2020 ini beliau telah merencanakan beberapa pembangunan antara lain pembangunan barak bujang, rumah dinas PJU, dan beberapa pembangunan lain yang dilaksanakan di Polres,” ujar Wahyu Cahyono.

Sebelum menutup keterangannya Kabid Humas Wahyu Tri Cahyono,SIK mengatakan bahwa seluruh personel Polda Gorontalo merasa bangga pernah dipimpin oleh Brigjen Pol Drs. Wahyu Widada,M.Phil.

“Walaupun cuma sebentar, namun sangat terasa dekat, Bapak Kapolda sosok pemimpin yang patut dijadikan panutan, beliau sangat dekat dengan bawahan, kita sering olah raga bersama bahkan nonton bareng. Kita semua bangga pernah dipimpin oleh orang hebbat seperti beliau. Mari Kita doa’kan agar beliau selalu sehat, sukses dan amanah dalam menjalankan tugasnya ditempat yang baru.Amin,”tutup Wahyu Cahyono. (Ra)