DIAMANKAN ; Tim gabungan Satuan Intelkam dan Satreskrim Polres Langsa memperlihatkan tersangka Zainal Abidin, pelaku pembuhunan Keuchik Gampong Alue Kaol, Sabtu (8/2). FOTO IST

PELARIAN Zainal Abidin alias Aman Gaya (44) warga Gampong Alue Kaol, Kecamatan Rantau Selamat, Aceh Timur, setelah membunuh keuchik gampong setempat, empat tahun lalu, kini berakhir setelah proyektil timah panas aparat Polres Langsa bersarang pada betis kaki kanannya.

Pelaku pembunuhan Keuchik Gampong Alue Kaol, Rantau Selamat ini, berhasil diringkus tim gabungan Satuan Intelkam dan Satreskrim Polres Langsa, yang dipimpin langsung oleh Kasat Intelkam, AKP Zulfahmi dan Kasat Reskrim, Iptu Arief S Wibowo, ketika sedang bersembunyi di salah satu gubuk kebun warga di gampong setempat.

Kapolres Langsa melalui Kasat Reskrim Iptu Arief Sukmo Wibowo mengungkapkan, penangkapan terhadap tersangka buronan ini dilakukan pada Sabtu (8/2) sekira pukul 03.00 WIB dini hari. Dimana saat itu tersangka sedang istirahat di tempat persembunyiannya seorang diri.

“Penangkapan terhadap tersangka ini berawal dari pengembangan informasi, bahwa selama ini pelaku sudah kembali ke gampongnya setelah empat tahun melarikan pasca melakukan pembunuhan. Kita menindaklanjuti informasi tersebut dan berhasil membekuk tersangka di sebuah gubuk di Desa Alue Kaol,” sebut Arief.

Dijelaskannya, saat dilakukan penangkapan pada dini hari itu, tersangka melakukan perlawanan terhadap petugas. Bahkan tersangka juga nyaris menusuk salah seorang anggota dengan senjata tajam, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur.

Lanjutnya, atas tindakan tegas dan terukur itu akhirnya sebutir timah panas milik petugas, tepat mengenai betis bagian kanan kaki tersangka. Menurutnya, tindakan terukur ini untuk melumpuhkan buronan yang telah empat tahun ditetapkan sebagai DPO agar bisa diringkus dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Dari tangan tersangka kita mengamankan barang bukti empat buah parang, tiga pisau, tiga pisau kikir, satu gerenda,” ujar Arief lagi seraya menambahkan penangkapan tersangka sesuai dengan laporan polisi nomor: LP/258/VII/2016/ACEH/Res Langsa tanggal 4 Agustus 2016 dan DPO Polres Langsa nomor : DPO/96/VIII/2016/Reskrim tanggal 22 Agustus 2016. (dai/slm)