Dandim beserta anggota tinjau lokasi kebakaran. IST/RAKYAT ACEH

BLANGKEJEREN (RA) – Kodim 0113/Gayo Lues menghimbau kepada seluruh warga setempat terutama yang tinggal di dekat kawasan hutan, agar tidak melakukan pembakaran terhadap hutan tersebut.

Hal ini diperintahkan Komandan Kodim kepada seluruh Koramil dan Pos Ramil agar mengkampanyekannya di wilayah binaan masing-masing.

Menindak lanjuti perintah Dandim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Sugiharto SE, seluruh Koramil dan Pos Ramil dengan melibatkan Muspika, perangkat desa serta tokoh masyarakat melaksanakan patroli gabungan menghimbau kepada masyarakat, jika membuka lahan pertanian diharap tidak dengan cara membakar apa lagi saat ini sudah memasuki musim kemarau.

Kata Komandan Kodim itu, perubahan secara Global dapat berakibat pada cuaca ekstrim dengan adanya musim kemarau berkepanjangan sangat berpengaruh terhadap keadaan geografis dan situasi lainnya yang dapat merugikan masyarakat serta alamnya dalam hal ini seperti terjadinya pembakaran hutan secara sembarangan disekitar tempat tinggal yang disebabkan ulah dari oknum masyarakat sehingga dapat mengancam kelestarian alam serta ekosistemnya.

Setiap Koramil, merupakan Satuan Teritorial terdepan yang memiliki wilayah binaan, sumber daya alam serta komponen utama, cadangan dan pendukung yang harus dilakukan pembinaan secara terus menerus dan berkesinambungan guna terwujudnya RAK (Ruang Alat Kondisi) juang yang tangguh dalam mencapai sistim pertahanan semesta.

“Di desa tugas Babinsa juga dalam OMSP (Operasi Militer Selain Perang) diantaranya membantu tugas tugas pemerintahan, secara khusus ditingkat kecamatan yang sangat dibutuhkan perannya dalam menghadapi situasi yang bakal akan terjadi serta dukungan penuh oleh seluruh elemen masyarakat agar sama sama dapat menciptakan situasi yang kondusif,” kata Damdim.

Lanjutnya, peran Babinsa dengan kerjasama instansi terkait serta penyelenggara pemerintahan ditingkat desa untuk sama-sama memberikan himbauan serta mensosialisasikan kepada warga masyarakat untuk tidak membakar hutan secara sembarangan dengan alasan untuk membersihkan lahan perkebunan dan pertanian karena dampak membakar hutan lebih merugikan diri sendiri dan berdampak buruk terhadap seluruh masyarakat dan juga lingkungan.

“Untuk itu harus kita mulai dari sekarang stop, membakar hutan demi kelangsungan hidup dan lestarinya alam untuk anak cucu kita,” tutupnya. (yud/bai)