MASAKAN KHAS: Presiden Jokowi mengaduk kuah beulangong di acara Kenduri Kebangsaan di Kabupaten Bireuen, Aceh, Sabtu (22/2). (BIRO PERS SETPRES)

Harianrakyataceh.com – Kenduri Kebangsaan di Kabupaten Bireuen, Aceh, kemarin (22/2) menjadi ajang silaturahmi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan warga Aceh. Presiden hadir langsung di acara yang digelar Yayasan Sukma Bangsa dan forum bersama anggota DPR dan DPD asal Aceh itu.

Begitu tiba, presiden diberi kain khas Aceh yang langsung dia kenakan di badan sembari melihat pameran produk budaya Aceh. Jokowi juga sempat mampir ke salah satu lokasi memasak makanan khas Aceh, yakni kuah beulangong.

Kuah beulangong adalah masakan semacam kari daging sapi atau kerbau yang dimasak dalam sebuah beulangong alias belanga berukuran besar. Satu kali masak bisa menghasilkan 200 porsi dan memakan waktu sekitar dua jam. Presiden sempat mencoba mengaduk masakan tersebut dengan sendok sayur besar bergagang panjang. Menu itu turut disajikan dalam acara tersebut.

Jokowi mengapresiasi inisiatif acara itu yang dinilai mampu menunjukkan betapa kayanya budaya Indonesia. Aceh dipandang sebagai daerah berbudaya dinamis, toleran, dan menjunjung nilai-nilai keislaman. ”Kalau kita ingat, saat Asian Games 2018, tarian yang membuat seluruh negara berdecak kagum adalah tarian dari Aceh, yaitu tari ratoh jaroe,” ujarnya. Tarian itu menggambarkan dinamisnya budaya Aceh.

Aceh, kata presiden, punya modal besar dalam pembangunan. Potensi sumber daya alam dan SDM-nya oke.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : byu/c9/fal