Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah meninjau kapal milik pemerintah Aceh di Pelabuhan Ulee Lheu, Banda Aceh, Minggu (23/2). (Imran joni/rakyat aceh)

Quote: “Tolong sampaikan informasi benar kepada masyarakat jangan sampai keliru dan menjadi resah,”

BANDA ACEH (RA) Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Minggu sore (23/2) sidak ke pelabuhan Uleelheu terkait informasi kapal tidak bisa berangkat ke Sabang karena cuaca buruk.

Ternyata saat ditanya kepada penanggung jawab kepala ASDP Banda Aceh Slamet Riyadi menyebutkan kapal Roro dan kapal cepat ada berangkat ke Sabang setiap harinya khusus pagi hari dari Banda Aceh.

“Tolong sampaikan informasi benar kepada masyarakat jangan sampai keliru dan menjadi resah,” tegas Plt di hadapan kepala dinas Perhubungan, ASDP yang hadir sore itu.

Nova mengajak semua pemangku kepentingan hendaknya selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Aceh agar apa yang dilakukan bisa bersama-sama bukan jalan sendiri. Kalau ada hal yang kurang mampu atau perlu bantuan justru kita bisa saling membantu.

Misalnya untuk saat ini dimana cuaca kurang bersabahat dari informasi BMKG di Aceh memang setiap tahun terjadi. “Maklum alam tidak bisa dilawan sehingga kita harus mengerti dan tidak panik.”

Kalau tidak bisa berangkat karena ombak besar mencapai 2 meter lebih maka harus maklum sehingga harus ditunda sementara dan sampaikan kepada masyarakat sehingga tidak resah.

Pemerintah Aceh telah mengupayakan tiga kapal untuk Banda Aceh – Sabang 110 Gt dan Singkil – Pulau Banyak serta Aceh Barat – Simeulue – dan Kuala Bubon – Simeulue.

“Insya Allah selesai dalam.tahun ini juga dan itu tidak bisa dipindahkan karena sudah disesuaikan dengan kondisi laut Samudera Hindia maupun yang berada di pantai barat selatan,” ujarnya.

Kepala ASDP Aceh Slamet Riyadi menyebutkan, ada tiga yang dioperasikan setiap hari. Dua ke Balohan (Sabang) dan satu ke Pulo Aceh. Pagi berangkat dua kapal dan satu kapal cepat ke Sabang.

“Insya Allah setiap pagi dari Uleelheu. Ada yang berangkat karena cuaca pagi bagus, sedangkan untuk pelayaran sore dihentikan sampai cuaca bagus satu minggu ke depan,” demikian Slamet.

Informasi terakhir, Plt Gubernur hari ini Senin (24/2) pagi akan bertolak ke Sabang meninjau kapal tongkang yang hampir karam dihamtam badai beberapa hari ini akibat cuaca ekstrem.

Sementara keterangan terpisah, Supervisi Lintas Uleelheue – Balohan ASDP Aceh, Husaini, mengatakan, meski cuaca saat ini tidak bersahabat, tidak ada terjadi penumpukan kendaraan dan penumpang di pelabuhan, kendaraan roda dua dan roda empat serta penumpang kapal, semua dapat terangkut pada trip pertama PP.

“Untuk saat ini tidak ada penumpukan kenderaan dan penumpang di pelabuhan, semua bisa terangkut dengan kapal pada trip pertama, hanya tinggal empat unit mobil pribadi saja yang tidak bisa kita angkut karena muatan kapal sudah penuh,” ujar Husaini.

Untuk hari ini pelayaran direncanakan tiga trip, akan tetapi juga melihat kondisi cuaca selanjutnya apabila memungkinkan untuk dilakukan pelayaran maka kapal akan diberangkatkan. “Tapi apabila kondisi cuaca memburuk maka akan kita lanjutkan besok hari,” tutupnya. (imj/han/min)