Satuan Satnarkoba Polres Sabang meringkus empat penyalahguna narkoba jenis ganja, salag satunya WN Prancis, Senin (24/2). (for rakyat aceh)

SABANG (RA) – Satuan Satnarkoba Polres Sabang meringkus empat orang pengedar dan pengguna narkotika jenis ganja, Senin (24/2).

Dari keempat tersangka satu diantaranya merupakan warga negara asing asal Prancis, ditangkap di salah satu penginapan di tempat wisata Pasir Putih Gampong Keunekai, Kecamatan Sukajaya Sabang .

“Keempatnya berhasil kita tangkap di lokasi berbeda setelah dilakukan hasil pengembangan.

Khusus warga negara asing bernama Luc Michel Philippe Gaujour (37), kita ringkus disalah satu penginapan saat ia sedang asik menikmati barang haram tersebut,” kata Kapoles Sabang AKBP Muhammadun SH, didampingi AKP Erizal SE dan Kabag Ops AKP Anton Praptono, SH, MH dalam konferensi Pers di aula Mako Polres Sabang, Selasa (25/2).

Ada pun ketiga tersangka lainnya diduga kuat sebagai pengedar M.Yusuf bin Hasbalah (34), pekerjaan Wiraswasta beralamat di Jurong Alue Jaya, Gampong Batee Shok, Kecamatan Sukajaya Kota Sabang.

Azhar alias Aji bin Jufni Ismail (26), pekerjaan wiraswasta yang beralamat di Jurong Alue Jaba, Gampong Bate Shok, Kecamatan Sukajaya Kota Sabang dan Yusman Ahmad bin Ahmad (58), pekerjaan sebagai nelayan beralamat di Jurong Tgk Nek Rahman, Gampong Anoi Itam, Kecamatan Sukajaya Sabang.

Dijelaskan, penangkapan berawal Senin (24/2) lalu, sekitar Pukul 19.00 WIB, di Batee Shok, kepolisian mendapat informasi dari masyarakat ada tindak pidana penyalahgunaan narkoba jenis ganja.

Saat itulah anggota Polres Sabang langsung melakukan penyelidikan dan informasi tersebut ternyata benar sekaligus berhasil mendapatkan tersangka Azhar alias Aji dengan barang bukti satu bungkus narkotika jenis ganja yang ditemukan di dalam sepatu.

Setelah dilakukan introgasi selanjutnya berkembang ketersangka lainnya dan ini tidak berselang hari, cuma berselang waktu, dan hasilnya mengarah ketersangka Yusman Ahmad bin Ahmad dengan barang bukti 7 ons ganja.

“Setelah itu kita introgasi lagi, baru berkembanglah kasus tersebut pada si bulek warga negara Prancis, Luc Michel Philippe Gaujour. Saat kita gerebek, si bule Prancis sedang menghisap ganja, bahkan di atas tempat tidurnya berserakan biji serta daun ganja. Kita juga temukan ada gulungan besar ganja dalam tasnya.

Luc Michel koperatif saat ditangjap petugas. Awalnya dia mengira temannya yang dating. Setelah petugas menunjukkan lencana baru ia sadar dan terdiam bahwa yang datang adalah polisi.

“Saat itu juga si bulek langsung menunjukan semua barang bukti yang kebetulan baru dia ambil,” ungkap Kapolres Sabang AKBP Muhammadun.

Lebih lanjut dikatakan, dari pengakuan para tersangka semua barang bukti narkoba jenis ganja itu diperoleh dari tersangka Azhar alias Aji bin Jufni Ismail.

“Kita akan terus mendalami kasus ini, dari pengakuan para tersangka barang bukti narkotika jenis ganja tersebut didatangkan dari Banda Aceh. Inilah yang masih terus kita dalami.

Terhadap warga negara Prancis yang mengaku sebagai investor, akan ditangani secara khusus dan nanti akan kita lapor ke Polda, dari Polda ke Mabes, baru nanti ke Duta Besar untuk menjalani bagaimana proses hukum selanjutnya,” tutupnya. (han/min)