Roboh Hingga 12 Meter, Kontur Tanah tidak Stabil

Kepala UPTD 4 Bambang Yusri sedang meninjau langsung terkait dinding saluran irigasi ambruk di Gampong Alue Meraksa Kecamatan Teunom, Kamis (27/2). Rakyat Aceh/ Hendra Sayeng

CALANG (RA) – Ambruknya saluran irigasi sepanjang 12 meter yang mengairi kepesawahan warga. Sehingga petani kewalahan untuk kebutuhan air.

Rekanan proyek akan melakukan perbaikan di Gampong Alue Meraksa, Kecamatan Teunom, Aceh Jaya, Kamis (27/2).

Hal tersebut dikatakan, Kepala UPTD 4 Dinas Pengairan Aceh, Bambang Yursi yang juga selaku Penguasa Anggaran (PA).

“Kontur tanah disini memang sangat labil sehingga mengakibatkan dinding saluran Aneuk hingga 12 meter dengan adanya masa pemeliharaan pihak rekanan akan segara melakukan proses pengerjaan dalam Minggu ini,” katanya

Dalam proses tanda tangan kontrak untuk rehabilitasi, jaringan irigasi tersebut senilai 2,3 milyar lebih. Dengan sumber anggaran APBD tahun 2019.

“Namun dalam hal ini jika ada tudingan bahwa proses pengerjaan tersebut ada yang tidak sesuai spack itu tidak benar,” Kata Bambang

Selama ini untuk ambruknya dinding saluran irigasi tersebut bukan yang pertama namun sudah tiga kali terjadi dan pihak rekanan sudah melakukan perbaikan di titik yang sama.
“Memang kondisi tersebut akibat kondisi kontur tanah yang tidak stabil,” jelasnya.

Bambang menambahkan, anggaran 2,3 milyar, dengan pagu 900 meter lebih serta dibangun jalan inspeksi, dalam proses pengerjaan tersebut.

Namun terkait adanya permintaan Bupati saluran irigasi tersebut agar dibangun hingga ke Gampong Kubu, salah satu langkah yang positif.

“Nantinya akan kita coba mengajukan kembali dalam proses pembangunan lanjutan,” tutup Bambang (say/rus).

Baca Juga...  Daun Pinang dan Kecombrang Andalan Nelayan Tangkap Ikan