Minyak Bocor, SPBU Blang Muko Nagan Raya Tutup

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Blang Muko, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya diduga mengalami kebocoran dibagian pipa sehingga kuat dugaan membuat percemaran lingkungan di daerah itu. Rakyat Aceh/ Ibrahim.

SUKA MAKMUE (RA) – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Blang Muko, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya diduga mengalami kebocoran dibagian pipa sehingga kuat dugaan membuat percemaran lingkungan di daerah itu.

Rembesan minyak di sekitar area SPBU Blang Muko menyebabkan dua genangan yang diduga minyak pertalite, sehingga membuat sumur air milik masyarakat di sekitar SPBU bercampur minyak.

Kabid Amdal Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nagan Raya Jufrizal, S.Pd membenarkan adanya dugaan kebocoran pipa minyak di SPBU Blang Muko dan mencemari lingkungan di daerah itu.

Menurutnya, pihak Dinas Lingkungan Hidup sudah turun langsung ke lokasi dugaan adanya kebocoran pipa minyak di SPBU, daerah rembesan minyak itu merupakan tempat pembuangan sampah.

“Di area yang diduga rembesan minyak seluas berkisar 4 X 4 meter dan terlihat pohon rembutan dan tumbuhan lainnya mati diduga akibat mengandung minyak pertalite,” kata Kabid Amdal Jufrizal, Selasa (3/3).

Lanjut Jufrizal, mereka mendapatkan laporan masyarakat sekitar SPBU bahwa ada sumur warga yang diduga sudah bercampur minyak dari kebocoran pipa minyak tersebut.

Di area genangan dugaan minyak itu dari Dinas Lingkungan Hidup sudah melakukan pengambilan sampel dalam botol, sampel yang diambil itu terlihat minyak bercampur air yang diduga minyak pertalite.

“Kami meminta rembesan yang diduga minyak itu segera ditimbun dengan pasir agar tidak terjadi genangan yang menyebabkan kebakaran, diberi garis pengamanan, pipa yang diduga bocor untuk sementara tidak dilakukan pengoperasian guna mencegah melausnya rembesan minyak, meminta segera diperbaiki dalam waktu 5 hari,” tagas Kabid Amdal Jufrizal.

Terkait bocor minyak di SPBU Blang Muko, pemilik SPBU, Arman Syahputra membenarkan kebocoran itu berasal dari SPBU miliknya dan kini SPBU sedang dalam masa perbaikan.

Baca Juga...  Puluhan Wilayah Berstatus "Blank Spot Area" Simulue Minta Tambahan Sebaran Tower Jaringan Komunikasi

“Memang benar kebocoran itu berasal dari pipa tangki pertalite, sekarang masih dalam masa perbaikan diganti dari pipa lama ke pipa baru,” ujar Arman Syahputra, Rabu (4/3).

Dia juga mengaku telah menyelesaikan permasalahan itu dengan segenap masyarakat Gampong setempat dan menanggung semua kerugian masyarakat atas musibah tersebut.

“Ini murni musibah, saya bertanggung jawab atas hal ini, semua kerugian masyarakat akan kita tanggung dan kini SPBU Blang Muko ditutup sementara dan sedang dalam masa perbaikan,” tutupnya.(ibr/rus).