Foto: Forkopimda Nagan Raya turun ke lakasi Kahutla kawasan Gampong Babah Lueng, Kecamatan Tripa Makmu, Senin (9/3). Ibrahim Istra/Rakyat Aceh

SUKA MAKMUE (RA) – Akibat kemarau yang terjadi di Kabupaten Nagan Raya sejak beberapa hari terakhir, membuat kabakaran hutan dan lahan gambut (Kahutla) kawasan Gampong Babah Lueng, Kecamatan Tripa Makmur, Nagan Raya, Senin (9/3).

Lahan terbakar dengan luas sekitar 20 hektar awalnya masyarakat hanya dapat dipadamkan sebagian api mengunakan alat seadanya dengan ranting pohon, kemudian dibantu tim gabungan Pemkab Nagan Raya.

Bupati Nagan Raya HM Jamin Idham, Dandim 0116 Nagan Raya, Kapolres Nagan Raya AKBP Risno, kepala BPBD Nagan Raya Mistar dan sejumlah kepala SKPK Nagan Raya turun ke lokasi melihat langsung kondisi kebakaran Senin (9/3).

Bupati Nagan Raya M Jamin Idham, di lokasi mengatakan, kabakaran hutan dan lahan gambut (Kahutla) kawasan Gampong Babah Lueng, Kecamatan Tripa Makmur seluas sekitar 20 hektar milik masyarakat sekitar.

Tim gabungan yang terdiri dari personel Kodim 0116 Nagan Raya, personel Polres Nagan Raya, personel BPBD Nagan Raya, Tagana Nagan Raya terus melakukan upaya pemadaman api.

“Pemadaman Kahutla itu terus dilakukan oleh tim gabungan untuk memperkecil titip api di daerah itu,” kata Bupati.

Sementara, Kapolres Nagan Raya AKBP Risno mengatakan, pihaknya sedang menyelidikan kasus kebakaran di Nagan Raya.

“Bila ada yang melangar hukum tetap kita tindak sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata AKBP Risno.

Dandim 0116 Nagan Raya Letkol Inf Guruh Tjahyono mengatakan, untuk memadamkan kabakaran hutan dan lahan gambut (Kahutla) kawasan Gampong Babah Lueng, Kecamatan Tripa Makmur ada 130 angota tim gabungan yang turun ke lokasi.

“Kita terus berupaya membantu pemerintah daerah untuk memadamkan api ini,” kata Guruh Tjahyono.(ibr/rus)